- Home
-
- Luar Negeri
-
- Para Pemimpin Perusahaan A...
Para Pemimpin Perusahaan Akan Tingkatkan Investasi pada AI
Selasa, 25 Jun 2024, 00:02 WIBJAKARTA - Dalam bisnis, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi alat penting yang mengubah cara perusahaan mendekati pemasaran dan keterlibatan pelanggan. Menurut penelitian Tamara Franklin, seorang Konsultan Operasi Konten, hampir 9 dari 10 pemimpin bisnis bersiap meningkatkan investasi mereka pada AI dan pembelajaran mesin ataumachine learning (ML), khususnya di bidang pemasaran.
Inti dari revolusi AI adalah kemampuan untuk mensegmentasi perilaku dan menargetkan kelompok pelanggan tertentu dengan tepat. Ini tentang membuat keputusan yang lebih cerdas, menyusun strategi yang lebih personal, dan memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam, yang semuanya penting di berbagai unit bisnis.
Dikutip dari Sprout Social, dieksplorasi beragam peran yang dimainkan AI dalam meningkatkan fungsi bisnis, seperti pemasaran, operasi, pengembangan produk, sumber daya manusia, dukungan pelanggan, dan keamanan. Setiap domain mendapat manfaat dari kemampuan AI untuk menyederhanakan proses, meningkatkan efisiensi, dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, menjadikan setiap interaksi dan keputusan lebih bermakna dan efektif.
Memberi Manfaat
Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan, perkembangan pesat teknologi AI dalam sendi-sendi kehidupan adalah tidak terelakkan dan mampu memberi manfaat efisiensi yang jelas membawa nilai manfaat keekonomian.
"Dapat dikatakan, AI memiliki kekurangan dan kelebihan. Tapi, belum bisa diklaim kalau AI lebih condong negatif atau sebaliknya karena ini masih terus berkembang penggunaannya terus meningkat," kata Wibisono.
Wibisono mengaku meskipun banyak yang khawatir akan meningkatkan pengangguran, tapi tidak bisa dipungkiri, AI juga bisa dikatakan membantu masyarakat lebih produktif. Tergantung sudut pandang, misalnya, AI dapat melakukan suatu pekerjaan dengan kuantitas lebih banyak dan kualitas yang lebih baik. Tentu ini menghasilkan keuntungan yang lebih bagi perusahaan.
Chief Business & Partnership Botika, Galuh Koco Sadewo, mengatakan peran AI yang paling nyata bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia adalah otomatisasi tugas. Mengotomatisi tugas rutin yang memungkinkan karyawan fokus pada tugas strategis yang lebih kompleks dan bernilai tinggi.
Menurut pimpinan Botika, perusahaan pengembang AI, di Indonesia ini AI juga memiliki kemampuan analisis data dan prediksi sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat waktu dan akurat melalui prediksi tren dan perilaku konsumen yang lebih baik.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Sinner dan Alcaraz Lolos Dramatis ke Perempat Final Monte Carlo Masters
-
Pemprov Tawarkan Investasi Senilai Rp271 Triliun
-
RI Ajak Mitra Pakai Mata Uang Sendiri, Biar Transaksi Lebih Praktis
-
RSUD Yowari Disorot, Wamendagri dan Wamenkes Komit Perbaiki Layanan Kesehatan Papua
-
Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani Melaju ke Final Swiss Open 2026
-
CFD Cibinong Heboh, Ada Fasilitas Mewah Gratis yang Jadi Incaran Warga, Apa Itu?
-
La Liga Spanyol: Real Madrid Tundukkan Atletico dalam Laga Derby, Barcelona Menang Tipis atas Rayo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.