Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik
Minggu, 28 Jun 2026, 00:00 WIBStudio film independen A24 resmi memasuki era kecerdasan buatan setelah menjalin kemitraan strategis dengan Google DeepMind. Dalam kerja sama tersebut, Google dikabarkan menanamkan investasi sekitar US$75 juta untuk mendukung pengembangan teknologi AI bagi industri perfilman. Fokus utamanya adalah menciptakan berbagai perangkat berbasis AI yang dapat membantu proses kreatif para sineas, tanpa mengambil alih kendali artistik.Â
Teknologi yang dikembangkan antara lain ditujukan untuk mempercepat pembuatan storyboard, menyusun alur kerja produksi, hingga membantu eksplorasi ide visual. A24 menegaskan seluruh keputusan kreatif tetap berada di tangan para pembuat film, sementara AI hanya berfungsi sebagai alat pendukung.Â
Namun, pengumuman tersebut justru memicu gelombang kritik di kalangan pecinta film. Di media sosial, banyak warganet menyindir A24 dengan menyebutnya "AI24". Logo studio bahkan diedit menjadi bertuliskan "AI24" dan viral di Instagram, Threads, serta Reddit. Meski ramai diperbincangkan, sebutan itu bukan rebranding resmi, melainkan satire yang mencerminkan kekhawatiran sebagian penggemar terhadap penggunaan AI dalam industri kreatif.Â
Di sisi lain, A24 menilai keterlibatan langsung dalam pengembangan AI justru memberi kesempatan bagi para sineas untuk menentukan bagaimana teknologi tersebut digunakan secara bertanggung jawab, sehingga AI dapat mendukung kreativitas manusia, bukan menggantikannya
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
China Town Samarinda Dinilai Bisa Jadi Ikon Wisata Baru Kota Samarinda
-
Xi Jinping Ingin AI Kuasai Seluruh Medan Perang, Tiongkok Siapkan Mesin Perang Masa Depan
-
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Bersama TNI di 43 Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Polsek Imogiri dan Kasihan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan di Bantul.
-
Pemberdayaan Petani Padi Melalui Pemanfaatan Lahan Kritis
-
Pembangunan Stasiun MRT Monas Gunakan Box Jacking, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2027
-
BEI Bidik Startup dan Industri Kreatif Ramaikan Bursa Saham
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.