Pemprov Tawarkan Investasi Senilai Rp271 Triliun

Rabu, 10 Jun 2026, 01:05 WIB

JAKARTA – Pembangunan terus dikebut di Jakarta. Untuk itu, Pemprov Jakarta sedikitnya menawarkan 40 proyek strategis dan pengembangan kawasan tematik di tujuh wilayah. “Total nilai investasinya sekitar 16,1 miliar dolar AS atau setara 271,3 triliun. Penawaran dilakukan melalui perhelatan Jakarta Investment Festival atau JIF,” tandas Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jakarta, Fransisca Hicca, Selasa.

Dia menyebutkan 40 proyek strategis yang memiliki nilai investasi sekitar 6,9 miliar dolar AS atau setara 114 triliun itu mencakup di sembilan sektor. Fransisca menyebut, sembilan sektor tersesbut adalah sektor residensial, membangun hotel, pembangunan fasilitas olahraga, dan kawasan industri logistic.

Ket. Foto: Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, Fransisca Hicca dalam konferensi pers terkait Jakarta Investment Festival (JIF) 2026 yang diadakan daring di Jakarta, Selasa (9/6). — Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

Kemudian, komersial, mixed-use TOD (tata ruang gabungkan fungsi bangunan), pembangunan utilitas, transportasi, dan waterfront township (kota terpadu di tepian perairan). Dia menyatakan ini dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Proyek-proyek tersebut dimiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta, anak perusahaan BUMD, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Layanan Umum (BLU) yang mempunyai proyek di Jakarta.
Selain proyek-proyek milik BUMD, DPMTSP menyampaikan kajian untuk peluang investasi di tujuh kawasan Jakarta yang dapat dikembangkan menjadi area tematik. Mereka ada di Grogol Petamburan, Ragunan, Ancol, Monas, Cawang, Kebon Jeruk, dan pesisir Jakarta.

Fransisca menjelaskan, wilayah Grogol Petamburan cocok untuk dikembangkan sebagai kawasan pendidikan, lalu kawasan Ragunan untuk menjadi sentra pembangunan yang berkelanjutan, dan Kebon Jeruk untuk dikembangkan menjadi kawasan residensial.

Dia menyampaikan nilai investasi seluruh pengembangan kawasan tersebut kurang lebih sekitar 9,1 miliar dolar AS atau setara 157,3 triliun. “Ketika ditambahkan semua potensi, total seluruh potensi investasi yang ditawarkan dalam JIF 2026 sekitar kurang lebih 271,3 triliun atau setara 16,1 miliar USD dengan menggunakan nilai kurs APBN tahun 2026,” tuturnya.

Adapun JIF 2026 yang memasuki tahun keenam penyelenggaraan, merupakan kegiatan forum bisnis tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta melalui unit pengelola Investment Jakarta Center. Forum tersebut tahun ini mengangkat tema “Advancing Today, Securing Tomorrow.”

Seperti tahun-tahun sebelumnya, JIF mempertemukan berbagai pemangku kebijakan seperti pemerintah, pelaku usaha, inovator, investor lokal maupun global. Penyelenggaraan JIF ini ditujukan untuk mempromosikan berbagai peluang investasi di Jakarta lewat proyek-proyek strategis BUMD dan BUMN di Jakarta.ν

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.