Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Leif Erikson, Penjelajah yang Menyatukan Bangsa Nordik

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Leif Erikson, Penjelajah yang Menyatukan Bangsa Nordik Doc: Wikimedia

Eropa merupakan sebuah kawasan yang berisi negara-negara yang disebut Nordik. Wilayah yang membentang di bagian utara benua itu memiliki geografi, budaya, sejarah bersama selama satu milenium.

Di Eropa terdapat negera-negara yang menamakanan dirinya sebagai Nordik. Wilayahnya memanjang dari Eropa timur hingga Atlantik utara, mulai dari Finlandia, Norwegia, Denmark, Swedia, Norwegia, Åland, Svalbard, Kepulauan Faroe, hingga Islandia.

Sejarah Nordik yang kadang bersinonim dengan nama Skandinavia memiliki sejarah bersama selama lebih dari satu milenium mulai dari Leif Erikson hingga pembentukan Dewan Nordik. Selama perjalanan itu diwarnai dengan masa-masa persahabatan dan pertikaian.

Setelah kenyang dengan pertikaian, akhirnya selama abad terakhir negara-negara Nordik itu telah semakin dekat satu sama lain melalui pemahaman lintas budaya dan penerimaan terhadap perbedaan satu sama lain.

Ketika Leif Erikson yang dijuluki "Si Beruntung" berlayar dari pantai barat Greenland pada 1002, ia hampir tidak dapat membayangkan bahwa perjalanannya akan terukir dalam sejarah. Erikson merupakan semacam simbol wilayah Nordik yang telah menikmati masa khusus komunitas lintas batas sejak zaman Viking.

Ia lahir di Islandia, tumbuh di Greenland, dan menghabiskan beberapa tahun masa mudanya di Norwegia. Erikson adalah seorang kosmopolitan Nordik, dan pada 1003, ia dan kapalnya mencapai benua Amerika tepatnya di Vinland, atau Newfoundland yang menjadi bagian dari negara Kanada saat ini.

Penjelajahan itu membuatnya dikenal sebagai orang Eropa pertama yang menginjak pantai Amerika, jauh sebelum sebelum Christopher Columbus. Selama masa Erikson, sebagian besar wilayah Nordik menjadi kerajaan bersatu untuk pertama kalinya, yang sejak itu disebut Kerajaan Norwegia.

Raja-raja Norwegia secara bertahap menguasai Kepulauan Faroe, Islandia, dan Greenland, dan berinteraksi erat dengan raja-raja Viking dari Swedia dan Denmark. Bangsa Viking Nordik tidak hanya mencapai Kanada, tetapi juga kota-kota jauh di Russia dan dunia Mediterania.

Laman norden.org menyebut, meskipun bangsa Viking kemudian digambarkan sebagai orang-orang yang haus darah dan suka berkonflik, mereka pada dasarnya adalah pedagang pelaut dan petani yang baik. Di negaranya mereka memelihara ternak dan mengolah tanah. Dengan cara ini bangsa Viking membantu memodernisasi wilayah Nordik pada pergantian millennium. Sejak itu wilayah Nordik juga menjadi lebih dekat secara budaya dengan Eropa.

Kekristenan membawa aliran budaya baru ke Wilayah Nordik. Gereja-gereja besar seperti katedral di Stavanger dan Ribe dibangun, seperti juga biara dan keuskupan sejauh Greenland Barat. Kota-kota pasar didirikan, kastil-kastil dibangun, dan kebiasaan makan serta tren mode baru diperkenalkan berkat perdagangan yang berkembang dengan kota-kota dan negara-negara di selatan.

Selatan tidak hanya menyediakan rangsangan baru yang menarik, tetapi juga penyakit, seperti Wabah Hitam. Penyakit menular ini memiliki konsekuensi serius. Bahkan hampir memusnahkan populasi Norwegia dan Islandia.

Namun tidak jelas apakah wabah tersebut yang memicu kematian orang-orang Greenland Nordik, tetapi dapat diketahui adalah peradaban Nordik di Greenland Barat punah pada awal abad kelima belas. Baru setelah tiga abad berlalu, kontak dipulihkan antara Greenland dan seluruh Wilayah Nordik.

Selama Abad Pertengahan, posisi wilayah Nordik sebagai entitas budaya, ekonomi, dan politik ditegaskan kembali. Pada 1397, Denmark, Norwegia, dan Swedia bergabung untuk membentuk Persatuan Kalmar yang pada dasarnya merupakan Kekaisaran Nordik.

Persatuan ini juga mencakup wilayah jajahan Norwegia di seberang lautan, yaitu Shetland, Kepulauan Orkney, Kepulauan Faroe, dan Islandia, serta Aland dan Finlandia, yang berada di bawah kekuasaan Swedia selama Abad Pertengahan. Peta Persatuan Kalmar secara kasar menyerupai peta wilayah Nordik yang dikenal saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.