Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengusaha AS Incar TikTok untuk Selamatkan Internet dari Penguasaan Big Tech

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:

Rencana ini, yang menurut beberapa orang tidak masuk akal, mengikuti rancangan undang-undang yang ditandatangani oleh Presiden AS, Joe Biden, pada bulan April yang memberi TikTok waktu 270 hari untuk menemukan pembeli non-Tiongkok atau menghadapi larangan di negara tersebut. Namun, belum ada kepastian apakah TikTok akan dijual.

Perusahaan tersebut sedang berjuang melawan hukum di pengadilan AS, dan pemerintah Tiongkok mengatakan tidak akan menerima divestasi salah satu merek teknologi paling sukses di negara tersebut.

"Kekhawatiran pemerintah AS adalah data 170 juta orang Amerika Serikat diambil dan dikirim ke Tiongkok, yang tentu saja menimbulkan ancaman keamanan nasional," kata McCourt.

"Saya berharap masalah TikTok ini akan membuat orang-orang terkejut, dan mereka akan menyadari (bahkan di platform lain) data mereka sedang diambil dan dikirim ke suatu tempat."

"Mungkin itu tidak terjadi di Tiongkok, tapi terjadi di suatu tempat yang dikendalikan oleh seseorang yang mengetahui segalanya tentang Anda, dan itu tidak benar. Itu tidak demokratis," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

36 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.