Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Survei Kesiapan Warga Sebelum Sebar Nyamuk Mengandung Wolbachia

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Survei Kesiapan Warga Sebelum Sebar Nyamuk Mengandung Wolbachia Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat ditemui di Jakarta Barat, Jumat (21/6/2024).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini melakukan survei kesiapan masyarakat di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat terkait implementasi penyebaran nyamuk aedes aegypti yang mengandung bakteri wolbachia.

"Survei kesiapan masyarakat. Nanti kira-kira akhir bulan ini kami akan evaluasi hasilnya," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat ditemui di Jakarta Barat, Jumat (21/6).

Ani menyebut survei menyasar semua lapisan masyarakat dan kelompok umur yang khususnya memiliki pengaruh pada kesiapan di lingkungannya.

Ani lalu mengatakan waktu penyebaran nyamuk mengandung wolbachia akan sangat bergantung pada hasil survei dan kesiapan masyarakat setempat.

"Survei kami fokuskan di Jakarta Barat tapi kami sebar juga di wilayah lain. Tahap pertama di Kembangan dulu. Habis Kembangan baru kecamatan lain di wilayah Jakarta Barat. Target kami masih Jakarta Barat. Delapan kecamatan," kata dia.

Adapun terkait alasan pemilihan Kembangan sebagai lokasi pertama penyebaran nyamuk mengandung wolbachia di Jakarta, Ani menyebut pertimbangannya berbagai faktor salah satunya angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sana.

"Banyak faktor antara lain tingginya kasus DBD di Kembangan. Kami lihat banyak hal termasuk kesiapan masyarakat untuk menerima teknologi ini," ucap Ani.

Wolbachia merupakan bakteri alami pada 60 persen serangga seperti pada lalat buah dan lebah. Meskipun wolbachia tak ditemukan pada nyamuk aedes aegypti, bakteri ini ditransfer ke dalam tubuh nyamuk dan terbukti mengurangi penularan berbagai virus termasuk demam berdarah.

Merujuk Kementerian Kesehatan, wolbachia dalam tubuh nyamuk aedes aegypti bisa menurunkan replikasi virus dengue sehingga dapat mengurangi kemampuan nyamuk tersebut sebagai penular demam berdarah.

Ani mengatakan pelepasan nyamuk aedes aegypti mengandung wolbachia menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan angka kasus DBD, selain kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan lainnya yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.