Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi VII DPR Dorong Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan di IKN

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi VII DPR Dorong Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan di IKN Doc: dpr.go.id
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno bersama tim dalam foto bersama disela-sela Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (20/6/2024).

NUSANTARA - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.

Hal itu didasarkan pada Undang-Undang (UU) tentang IKN yang menyatakan bahwa 100 persen kebutuhan listrik tahunan IKN akan dipasok oleh pembangkit listrik terbarukan anatara lain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan PLT Surya Atap (panel surya atap).

"Saya mendorong ke depannya penggunaan seluruh kebutuhan energi di (IKN), yang bersumber dari EBT apakah dari PLTS bisa juga dari angin ataupun air serta, disampaikan juga pada kami hari ini penggunaan hidrogen juga nanti akan dimaksimalkan di sini dan bisa di manfaatkan dengan baik," ujarnya usai memimpin Tim Kunjungan Komisi VII DPR RI ke IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (20/6).

Eddy melanjutkan, penggunaan EBT di IKN akan berasal dari dua pembangkit listrik, yakni PLTS dan panel surya atap dengan kapasitas 10 mega watt satu lagi 30 mega watt. Namun penggunaan PLTS itu harus memiliki backup lain seperti dari listrik yang saat ini masih dikoneksikan ke IKN.

Di sisi lain, Eddy menyampaikan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari pembangunan infrastruktur kontruksi sudah sangat besar mungkin untuk pembangunan yang berteknologi tinggi (high-tech).

Menurutnya, di masa depan masih ada kemungkinan untuk meningkatkannya lagi, khususnya untuk PLTS, diharapkan TKDN-nya minimal 40%. Apalagi penggunaan PLTS di kawasan IKN diperkirakan semakin besar.

Eddy berpesan, pembangunan IKN Nusantara bisa menjadi role model pembangunan ibu kota yang berkelanjutan dengan mengusung konsep green city atau kota yang berkelanjutan. Salah satunya pembangunan gedung yang menerapkan unsur green building atau bangunan ramah lingkungan, diharapkan bisa diadopsi di kota-kota lain di Indonesia.

Di tempat yang sama disampaikan, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Nusantara, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi mengatakan, progres pembangunan IKN sudah mencapai 84%. Pihaknya optimististis upacara 17 Agustus nanti dapat berjalan dengan baik.

"Kami optimistis. Kami juga bersiap terhadap pemindahan awal September 2024 nanti dimana akan menyambut Apartur Sipil Negara di ibu kota baru ini. Kami yakin semua target dapat terselesaikan dan diharapkan semua target dapat terpenuhi", ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.