Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Russia dan Vietnam Sepakat Perkuat Hubungan

27 Jumat, 21 Jun 2024, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia dan Vietnam Sepakat Perkuat Hubungan Russia dan Vietnam Sepakat Perkuat Hubungan Doc: AFP/Kristina Kormilitsyna
Ket. Presiden Russia, Vladimir Putin (kiri) saat bertemu dengan PM Vietnam, Pham Minh Chinh, di Hanoi pada Kamis (20/6). Kunjungan Putin ke Vietnam dimaksudkan untuk untuk memperkuat aliansinya guna melawan semakin terisolasinya Moskwa atas perang di Ukraina.

HANOI - Russia dan Vietnam pada Kamis (20/6) sepakat untuk memperdalam hubungan ketika Presiden Vladimir Putin melakukan kunjungan kenegaraan yang bertujuan untuk memperkuat aliansinya guna melawan semakin terisolasinya Moskwa atas perang di Ukraina.

Putin melakukan perjalanan ke Vietnam, sekutu dekat Moskwa sejak masa Perang Dingin, usai melakukan pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

"Kedua belah pihak ingin meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, serta membahas bagaimana menghadapi tantangan keamanan non-tradisional berdasarkan hukum internasional, demi perdamaian dan keamanan di kawasan dan dunia," kata Presiden Vietnam, To Lam, kepada wartawan setelah pembicaraan dengan Putin.

Pada kunjungan itu, Lam dan Putin menandatangani sekitar selusin perjanjian kerjasama mulai dari pendidikan hingga keadilan dan proyek nuklir sipil.

Putin mengatakan kepada wartawan bahwa perundingannya dengan Lam tersebut bersifat konstruktif dan bahwa kedua belah pihak memiliki posisi yang sama atau sangat dekat mengenai isu-isu utama internasional.

Moskwa telah menjadi pemasok senjata utama Vietnam selama beberapa dekade, menyumbang lebih dari 80 persen impor antara tahun 1995 dan 2023, namun transaksi perdagangan bilateral telah menurun dalam beberapa tahun terakhir karena semakin intensifnya sanksi internasional terkait konflik Ukraina.

Kunjungan Putin ke Asia terjadi ketika negara-negara Barat meningkatkan sanksi yang bertujuan membatasi perang Russia di Ukraina.

Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Uni Eropa, mengumumkan sanksi baru selama sepekan terakhir, sementara G7 setuju untuk menggunakan keuntungan dari aset Russia yang dibekukan untuk memberikan pinjaman baru sebesar 50 miliar dollar AS kepada Kyiv.

Vietnam telah abstain dalam pemungutan suara PBB yang mengutuk invasi Russia ke Ukraina, dan dalam sebuah opini di surat kabar Nhan Dan, Putin berterima kasih kepada Hanoi atas sikapnya yang seimbang terhadap krisis Ukraina. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.