Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Jangan Coba-Coba Anarkis, Pangdam Mataram dan Sultan HB X Buka Suara Jelang Aksi 28 Oktober

27 Selasa, 27 Okt 2026, 20:20 WIB | Oleh:
Jangan Coba-Coba Anarkis, Pangdam Mataram dan Sultan HB X Buka Suara Jelang Aksi 28 Oktober Jangan Coba-Coba Anarkis, Pangdam Mataram dan Sultan HB X Buka Suara Jelang Aksi 28 Oktober Doc: ANTARA/Hery Sidik.
Ket. Panglima Kodam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta. Selasa (27/10).

YOGYAKARTA - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVI/Mataram Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Drajad Brima Yoga mengimbau masyarakat yang hendak menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Sumpah Pemuda agar menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak anarkis. 

Pangdam usai silaturahmi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (27/10), mengatakan pemerintah tidak melarang adanya aksi unjuk rasa atau demo mengkritisi kebijakan pemerintah.

"Kita imbau supaya nanti kalau memang benar ada demo, kita berharap ya demo dilaksanakan secara damai, jangan sampai ada yang merusak, jangan sampai ada yang anarkis," katanya.

Pangdam menyampaikan tersebut menanggapi terkait isu adanya aksi demonstrasi di berbagai daerah, termasuk di Yogyakarta pada 28 Oktober atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

"Nanti kami dengan pemerintah daerah dan pihak kepolisian tentunya akan mengawal itu. Saya kira ini satu hal yang baik dalam demokrasi ya," kata Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Mataram bersilaturahmi dengan Gubernur DIY untuk bersinergi dan bersama sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi kebaikan dan kenyamanan masyarakat DIY.

"Saya kan bertugas di sini untuk membantu Ngarso Dalem (Gubernur DIY), jadi bersilaturahmi, menghadap beliau, mohon arahan dan bimbingan, apa yang mesti saya laksanakan untuk keamanan dan kebaikan masyarakat secara keseluruhan," katanya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan apabila ada aksi demo agar dilaksanakan secara damai dan tidak anarkis, karena penyampaian aspirasi itu merupakan bagian dari demokrasi.

"Ya, demo itu kan tidak dilarang, tadi Bapak Panglima (Pangdam) sudah menyampaikan. Ya, kalau saya membatasi kan tidak bisa," ujar Sri Sultan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.