Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kemenekraf Pacu Ekonomi Konten, Kreator Jangan Cuma Jadi Penonton

27 Selasa, 27 Okt 2026, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenekraf Pacu Ekonomi Konten, Kreator Jangan Cuma Jadi Penonton Kemenekraf Pacu Ekonomi Konten, Kreator Jangan Cuma Jadi Penonton Doc: ANTARA/ HO-Pexels.
Ket. Ilustrasi - Kreator konten membuat konten edukatif sebagai bentuk bela negara masyarakat di era digital.

PANGKALPINANG – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia menjadikan konten digital sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang sebagai konten kreator dan afiliator digital sebagai sumber ekonomi baru," kata Direktur Konten Digital Kemenekraf, Yuana Rochma Astuti saat membuka pelatihan konten digital di Pangkalpinang, Selasa (27/10).

Ia mengatakan saat ini kegiatan pelatihan konten digital ini lebih digencarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun ini, pelatihan digital hampir dilakukan di seluruh kota atau lebih banyak dibandingkan 2025 hanya dilakukan di 40 kota di Indonesia, guna meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan peluang konten digital sebagai sumber ekonomi baru.

"Pada tahun ini, kita lebih banyak lagi menggelar pelatihan konten digital ini yang menyasar masyarakat di desa-desa kreatif, kreatif hak di kota-kota besar, agar mampu memanfaatkan peluang konten digital ini sebagai sumber ekonomi baru," katanya.

Ia menyatakan saat ini Kemenekraf telah bekerja sama dengan tik tok dan flatform-platform digital lainnya, agar masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi konten kreator maupun afiliator.

"Saat ini, pengguna tik tok sudah mencapai 130 juta pengguna dan Indonesia sebagai pengguna terbesar. Sementara itu, 8 juta dari total pengguna di tik tok ini sudah berpenghasilan di atas UMR," katanya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan digital ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Indonesia.

"Saat ini, masyarakat bisa mencari uang melalui platform digital dengan menjadi konten kreator dan afiliator dan saat ini untuk mendapatkan sumber ekonomi baru di konten digital ini sangat menjanjikan dan cukup mudah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.