Perubahan Iklim Semakin Mengancam Produktivitas Pangan
📅 Rabu, 19 Jun 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiSeperti diberitakan sebelumnya, Tiongkok tengah dilanda cuaca ekstrem karena kekeringan parah dan suhu tinggi, menghanguskan wilayah utara, sementara hujan lebat menggenangi wilayah selatan, meningkatkan kekhawatiran mengenai ketahanan pangan di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia.
Daerah-daerah di negara yang menghasilkan banyak beras dan gandum terkena dampak buruk sehingga mengganggu musim tanam di musim semi dan musim panas.
Kementerian Pertanian Tiongkok, mengatakan bahwa kekeringan dan panas berdampak buruk pada musim tanam di beberapa provinsi utara dan tengah, dan memperingatkan bahwa suhu diperkirakan akan melampaui 35 Celsius (95 Fahrenheit) dalam beberapa hari mendatang.
Dikutip dari Cable News Network (CNN), peringatan darurat dikeluarkan mencakup setidaknya tujuh provinsi, termasuk wilayah pertanian utama Henan dan Shandong, sudah diberlakukan karena kondisi kering dan panas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Suhu yang terus-menerus tinggi baru-baru ini telah mempercepat hilangnya air di dalam tanah dan (menyebabkan) kekeringan di beberapa daerah, yang berdampak negatif pada musim tanam di musim panas," kata Kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!