Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persyaratan Perdamaian Putin Dikecam di KTT Ukraina

📅 Minggu, 16 Jun 2024, 09:13 WIB | Oleh:

Zelensky mengatakan Ukraina ingin "memberi peluang diplomasi" dan menunjukkan bahwa "upaya bersama" dapat menghentikan perang.

"Saya percaya kita akan menyaksikan sejarah dibuat di sini, di pertemuan puncak ini. Semoga perdamaian yang adil dapat terwujud sesegera mungkin," katanya.

Putin mengesampingkan segala bentuk proses perdamaian sesuai dengan persyaratan Ukraina. Empat wilayah di Ukraina yang ia ingin Ukraina tinggalkan hanya sebagian yang diduduki oleh Russia, yang mengklaim telah mencaplok wilayah tersebut pada tahun 2022. Proses pemungutan suara yang diadakan saat itu dikecam di Ukraina dan negara-negara Barat sebagai sebuah kepalsuan.

Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan "membekukan konflik saat ini dengan pasukan asing yang menduduki tanah Ukraina bukanlah sebuah jawaban".

"Faktanya, ini adalah resep perang agresi di masa depan," katanya.

Persyaratan Putin untuk melakukan gencatan senjata dicap "menyinggung akal sehat" oleh Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.