Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bersama Duta Besar Asia, INSA Fokus Tingkatkan Kolaborasi Maritim 

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 17:41 WIB | Oleh:
Bersama Duta Besar Asia, INSA Fokus Tingkatkan Kolaborasi Maritim  Doc: Istimewa.
Ket. Acara makan malam dengan para perwakilian duta besar negara Asia digelar oleh DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) bersama Dirjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Shidarto Reza Suryodipuro di Jakarta.

JAKARTA - DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) bersama Dirjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Shidarto Reza Suryodipuro menggelar makan malam dengan para perwakilian duta besar negara Asia di Jakarta. Hal ini dilakukan dalam angka upaya peningkatan kerja sama di sektor maritim dan pelayaran.

Kehadiran para petinggi dan perwakilan duta besar dari negara-negara seperti Jepang, Tiongkok, Australia, India, Singapura, Filipina, Laos, Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam dan European Union Ambassador to ASEAN, menunjukkan pentingnya hubungan maritim yang kuat di kawasan Asia.

"Kolaborasi ini bukan hanya tentang memperkuat sektor maritim Indonesia, tetapi juga tentang memajukan industri maritim seluruh Asia. Sebagai ketua di FASA dan ASA, saya melihat potensi besar dalam kerja sama lintas negara untuk menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan," kata Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/6).

Dia menambahkan ke depan kerjasama sektor maritim antara Indonesia dan negara-negara FASA dan ASA harus didorongs emakin erat, terutama dalam upayamenciptakan industri pelayaran Asia yang lebih ramah lingkungan, sehingga pelayaran Asia dapat dijadikan mitra pelayaran global yang mampu diandalkan.

Carmelita juga menuturkan, untuk itudibutuhkan dukungan seluruh pihak baik dariKementerian Luar Negeri, maupun dari para petinggi dan pelaku usaha pelayaran negara di Asia untuk menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan.

"Kolaborasi antara Indonesia dan negara tetangga semakin diperlukan untuk menjagaiklim bisnis pelayaran di Asia tetap kondusif ditengah ketidakpastian global saat ini," katanya.

Potensi kerja sama antara Indonesia dengannegara Asia lainnya di antaranya, menyangkut green environment dan energi di sektor pelayaran.

Sedangkan Theo Lekatompessy, Ketua Yayasan INSA mengatakan, makan malam yang digelar dengan penuh keakraban dan kehangatan ini menunjukkan, komunikasi yang dibangun INSA dengan stakeholder negara lainnya adalah komunikasi yang efektif dan saling menghormat iseluruh pihak.

Theo turut memberikan dimana Ia menyoroti fakta bahwa Asia adalah produsen kapa lterbesar di dunia, pensuplai pelaut terbesar di dunia, dan mengangkut lebih dari 53% kargo dunia. Namun, potensi besar ini belum sepenuhnya disadari oleh negara-negara di kawasan Asia.

"Asia adalah raksasa maritim yang tidur. Sudahsaatnya kita bangkit bersama dan menjadi motor perubahan bagi kemaritiman dunia. Dengan sumber daya dan kemampuan yang kita miliki, kita dapat membawa manfaat besarbagi negara-negara dan masyarakat Asia," tegas Theo.

Acara ini diharapkan menjadi langkah awal dariserangkaian inisiatif yang lebih besar untukmemperkuat kerja sama maritim di kawasan Asia. Diskusi yang konstruktif dan komitmen bersama yang tercipta dalam acara inidiharapkan dapat ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret.

Kolaborasi maritim antara Indonesia dan negara-negara Asia merupakan langka hstrategis untuk menghadapi dinamika global dan memanfaatkan potensi besar di sektor maritim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.