Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN Diajari Antikorupsi dan Antipencucian Uang

28 Jumat, 14 Jun 2024, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASN Diajari Antikorupsi dan Antipencucian Uang ASN Diajari Antikorupsi dan Antipencucian Uang Doc: ANTARA/Ho-Pemkab Pulau Seribu
Ket. Pemprov DKI Jakarta menggandeng KPK dan PPATK menggelar sosialisasi gerakan anti cuci uang dan anti korupsi kepada pejabat di Kepulauan Seribu pada Kamis (13/6).

JAKARTA - Kasus korupsi semakin ke sini bukan berkurang, meski ada KPK, kecenderungannya terus merajalela. Untuk itu, aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kepulauan Seribu menjalani bimbingan teknis (bimtek) antikorupsi dan antipencucian uang.

"Kami menggelar Bimtek Pendidikan Antikorupsi dan Antipencucian uang kepada pejabat lingkungan Kabupaten Kepulauan Seribu," kata Kepala Inspektorat Jakarta, Syaefuloh Hidayat, saat membuka Bimtek, Kamis (13/6).

Syaefuloh menjelaskan, kegiatan ini sebagai persiapan untuk mengajarkan nilai-nilai budaya antikorupsi ke satuan pendidikan melalui "Gerakan Pejabat Mengajar." Selain itu, mereka juga sekaligus menjadi teladan dalam budaya antikorupsi di lingkungan kerja masing-masing.

"Setelah mendapat bimtek, para pejabat nantinya menularkan kepada pelajar sekolah tentang nilai integritas dan pencegahan korupsi. Kami bangun sejak usia dini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," tandasnya.

Syaefulog bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurutnya, pembekalan materi ini untuk memastikan penegakan hukum berkeadilan, meningkatkan upaya penyelamatan, pengembalian dan pemulihan keuangan negara. "Nantinya implementasi pendidikan antikorupsi tidak hanya dilakukan di satuan pendidikan, tetapi juga melibatkan banyak pemangku kebijakan profesional, akademisi, dan praktisi lainnya," katanya.

Penyakit

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu, Junaedi, menuturkan bahwa korupsi merupakan penyakit masyarakat, bahkan penyakit pembangunan. Maka, dengan adanya pembekalan, para pejabat nantinya dapat menjadi aparat yang antikorupsi agar bisa membangun untuk kemakmuran rakyatnya.

Junaedi telah mempersiapkan pejabat yang akan memberikan edukasi kepada pelajar di sekolah-sekolah. Dia berharap, pembekalan berupa bimtek cukup untuk member penyuluhan kepada pelajar. Bupati berharap, saat mereka terjun ke masyarakat dapat mendidik untuk menghindari korupsi dan menjadi garda terdepan dalam memeranginya.

"Kami berharap dalam menyongsong Jakarta menuju kota global dan Indonesia emas 2045, sikap mental, budaya dan perilaku antikorupsi yang kuat akan mengakar dalam jiwa generasi penerus," katanya.

Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, Supriadi, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pendidikan antikorupsi harus berkesinambungan, termasuk antipencucian uang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.