Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN Diajari Antikorupsi dan Antipencucian Uang

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASN Diajari Antikorupsi dan Antipencucian Uang Doc: ANTARA/Ho-Pemkab Pulau Seribu
Ket. Pemprov DKI Jakarta menggandeng KPK dan PPATK menggelar sosialisasi gerakan anti cuci uang dan anti korupsi kepada pejabat di Kepulauan Seribu pada Kamis (13/6).

JAKARTA - Kasus korupsi semakin ke sini bukan berkurang, meski ada KPK, kecenderungannya terus merajalela. Untuk itu, aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kepulauan Seribu menjalani bimbingan teknis (bimtek) antikorupsi dan antipencucian uang.

"Kami menggelar Bimtek Pendidikan Antikorupsi dan Antipencucian uang kepada pejabat lingkungan Kabupaten Kepulauan Seribu," kata Kepala Inspektorat Jakarta, Syaefuloh Hidayat, saat membuka Bimtek, Kamis (13/6).

Syaefuloh menjelaskan, kegiatan ini sebagai persiapan untuk mengajarkan nilai-nilai budaya antikorupsi ke satuan pendidikan melalui "Gerakan Pejabat Mengajar." Selain itu, mereka juga sekaligus menjadi teladan dalam budaya antikorupsi di lingkungan kerja masing-masing.

"Setelah mendapat bimtek, para pejabat nantinya menularkan kepada pelajar sekolah tentang nilai integritas dan pencegahan korupsi. Kami bangun sejak usia dini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," tandasnya.

Syaefulog bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurutnya, pembekalan materi ini untuk memastikan penegakan hukum berkeadilan, meningkatkan upaya penyelamatan, pengembalian dan pemulihan keuangan negara. "Nantinya implementasi pendidikan antikorupsi tidak hanya dilakukan di satuan pendidikan, tetapi juga melibatkan banyak pemangku kebijakan profesional, akademisi, dan praktisi lainnya," katanya.

Penyakit

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu, Junaedi, menuturkan bahwa korupsi merupakan penyakit masyarakat, bahkan penyakit pembangunan. Maka, dengan adanya pembekalan, para pejabat nantinya dapat menjadi aparat yang antikorupsi agar bisa membangun untuk kemakmuran rakyatnya.

Junaedi telah mempersiapkan pejabat yang akan memberikan edukasi kepada pelajar di sekolah-sekolah. Dia berharap, pembekalan berupa bimtek cukup untuk member penyuluhan kepada pelajar. Bupati berharap, saat mereka terjun ke masyarakat dapat mendidik untuk menghindari korupsi dan menjadi garda terdepan dalam memeranginya.

"Kami berharap dalam menyongsong Jakarta menuju kota global dan Indonesia emas 2045, sikap mental, budaya dan perilaku antikorupsi yang kuat akan mengakar dalam jiwa generasi penerus," katanya.

Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, Supriadi, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pendidikan antikorupsi harus berkesinambungan, termasuk antipencucian uang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Tugboat Tenggelam di Bawean...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.100/...
Megapolitan
Latihan jelang pertunjukan ...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.