Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE Kenakan Tarif Hingga 38 Persen untuk Mobil Listrik Tiongkok

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 12:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Produsen mobil listrik Tesla adalah satu-satunya perusahaan yang meminta UE untuk memberikan tarif bea masuknya sendiri yang dihitung berdasarkan bukti yang telah diserahkan.

Pembalasan

Media Tiongkok meningkatkan ancaman bahwa Beijing dapat menargetkan ekspor UE, termasuk daging babi dan produk susu, menjelang keputusan hari Rabu tersebut.

Pada bulan Januari, Tiongkok meluncurkan penyelidikan anti-dumping terhadap brendi yang diimpor dari UE, dalam sebuah tindakan yang dianggap menargetkan Prancis, sehingga mendorong dilakukannya penyelidikan oleh komisi tersebut.

Sebuah kelompok yang mewakili produsen cognac Prancis mengatakan mereka "sangat prihatin" tentang kemungkinan pembalasan Tiongkok.

Terlepas dari kekhawatiran tersebut, pakar Ghiretti mengatakan "perang dagang yang meningkat" antara UE dan Tiongkok "tidak pasti akan terjadi" dan dapat dihindari.

Tiongkok adalah eksportir mobil terbesar di dunia dan Eropa merupakan pasar penting bagi ekspor mobil tersebut.

Impor kendaraan listrik UE dari Tiongkok melonjak dari sekitar 57.000 pada tahun 2020 menjadi sekitar 437.000 pada tahun 2023, menurut Peterson Institute for International Economics yang berbasis di AS.

Institut Ekonomi Dunia Kiel di Jerman mengatakan tarif sebesar 20 persen akan mengurangi 125.000 mobil listrik Tiongkok yang masuk ke UE, atau senilai hampir $4 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.