Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjemahan Pancasila dalam Bahasa Milenial Kikis Intoleransi 

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terjemahan Pancasila dalam Bahasa Milenial Kikis Intoleransi  Doc: ANTARA/HO-BNPT RI
Ket. Direktur Pencegahan BNPT RI Irfan Idris.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menilai terjemahan nilai-nilai Pancasila dalam bahasa milenial melawan intoleransi dan kekerasan di satuan pendidikan sehingga perlu peran guru dalam hal tersebut.

"Jadi, tidak bisa lagi kami menjelaskan nilai-nilai Pancasila hanya dengan pengertian sila pertama sampai sila kelima, tetapi memberi penjelasan dengan kalimat dan cara-cara anak-anak zaman sekarang," ujar Direktur Pencegahan BNPT RI Irfan Idris saat membuka Sekolah Damai di SMAN 39 Cijantung, Jakarta, Selasa (11/6), seperti dikutip dari keterangan resmi.

Irfan Idris menjelaskan bahwa paparan intoleransi, kekerasan, dan perundungan (bullying) bisa membawa anak masuk ke jaringan radikal terorisme. Dengan demikian, Sekolah Damai merupakan upaya untuk merapatkan barisan menjaga anak-anak dari paparan tersebut.

Ia memandang penting bagi guru untuk memahami fenomena tersebut agar mampu memberikan pencerahan dan pemahaman yang baik kepada anak murid.

Diungkapkan pula bahwa Pancasila merupakan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang serta turun-temurun diwariskan oleh para pendiri dan nenek moyang bangsa Indonesia.

Pancasila, kata dia, terbukti mampu menyatukan berbagai keragaman Indonesia sehingga harus terus menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.

Ia lantas mencontohkan banyak negara di dunia yang terlibat perang saudara karena hanya berbeda etnis atau suku karena mereka tidak memiliki Pancasila.

Untuk itu, BNPT terus melakukan sosialisasi pencegahan intoleransi, kekerasan, dan perundungan di satuan pendidikan melalui program Sekolah Damai, sebagai salah satu dari tujuh program prioritas BNPT pada tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.