Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkes Tekankan Lima Kunci Keamanan Pangan yang Mudah Diterapkan

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Tekankan Lima Kunci Keamanan Pangan yang Mudah Diterapkan Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2024 di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, Selasa (11/6/2024).

Kota Bogor - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan ada lima kunci sederhana dalam keamanan pangan menurut World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia yang sangat mudah diterapkan.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono di Kota Bogor, Selasa, mengatakan lima kunci keamanan pangan ini bisa diterapkan di tempat pengolah pangan (TPP), oleh pedagang, penjamah pangan, dan masyarakat terutama ibu-ibu.

"Pertama, menjaga kebersihan. Kedua, memisahkan bahan mentah dan makan. Ketiga, memasak dengan benar," kata Dantesaat memperingatiHari Keamanan Pangan Sedunia (HKPS) 2024 di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor.

Kemudian kunci keempat, kata Dante, menggunakan air dan bahan pangan yang aman. Lalu yang kelima atau terakhir, menjaga pangan pada suhu yang aman.

"Jika lima kunci ini kita pegang, maka kesehatan dari tempat pengelolaan pangan terjamin sehingga kita bisa menjaga masyarakat tetap sehat dengan menikmati makanan yang lezat," jelasnya.

Oleh karena itu, dia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi dan kota/kabupaten, puskesmas, hingga unit pelaksana teknis (UPT) terkait untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan tempat pengelolaan pangan di seluruh wilayahnya.

Terutama, kata Dante, di pusat pangan, jajanan, serta tempat kuliner untuk menghindari 200 penyakit yang disebabkan oleh pangan yang terkontaminasi.

Sementara Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes Anas Ma'ruf menyebutkan, ada tiga isu besar yang dikaitkan dengan HKPS 2024. Pertama, ancaman kekurangan pangan dunia akibat perubahan iklim.

"Dua, program pemberian makanan bergizi yang aman dan sehat pada anak sekolah. Tiga, program pemberian makanan tambahan yang bergizi pada ibu hamil dan balita," kata Anas.

Kegiatan puncak HKPS tahun ini, kata dia, diisi dengan kegiatan pemberian penyuluhan kepada para pengelola dan penjamah pangan siap saji di Kota Bogor, melakukan inspeksi keliling, dan pengambilan sampel pangan siap saji.

Kemudian adatalk showkeamanan pangan siap saji, demo masak, peresmian Teras Sukasari sebagai sentra kuliner yang aman dan sehat, hingga bazaar UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.