Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Swiss akan Gelar KTT tentang Ukraina, Russia Tidak Tertarik

📅 Senin, 10 Jun 2024, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Akhiri Perang

Ukraina berharap mendapatkan dukungan internasional yang luas mengenai syarat-syaratnya untuk mengakhiri perang dengan Russia.

"KTT perdamaian perdana bisa menjadi format yang akan membawa akhir yang adil bagi perang ini," kata Zelensky pada 7 Juni.

Konferensi ini direncanakan akan melibatkan sesi pleno dengan semua ketua hadir dan diskusi dalam format yang lebih kecil mengenai berbagai topik.

Program yang dikembangkan oleh Bern tersebut mengacu pada 10 poin rencana perdamaian Zelensky tetapi mungkin fokus pada kedaulatan wilayah, perdamaian yang adil di Ukraina, dan menjunjung tinggi piagam PBB.

Laporan ini mungkin juga membahas tiga tema - keamanan nuklir; kebebasan navigasi dan ketahanan pangan; dan aspek kemanusiaan, termasuk pertukaran tahanan.

"Jika kami menyetujui hal ini dan prinsip-prinsip dasar lainnya, kami telah mencapai kemajuan," kata sumber pemerintah Jerman.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Swiss Nicolas Bideau mengatakan kepada televisi RTS, Swiss tidak akan memimpin diskusi dalam bidang ini tetapi "negara-negara Selatan, atau negara-negara yang memiliki keterampilan di bidang ini".

Laurent Goetschel, direktur lembaga penelitian Swisspeace, mengatakan kepada AFP: "Tema-tema yang akan dibahas bukanlah tema yang paling rumit namun tetap penting.

Di masa depan, "menangani tema-tema ini bersama-sama dengan peserta Russia dapat memfasilitasi pembentukan dasar kepercayaan untuk perundingan perdamaian di masa depan".

Sikap Russia

Kremlin telah berulang kali mengindikasikan pihaknya tidak akan berpartisipasi dalam perundingan apa pun jika Kiev tidak menerima aneksasi Russia atas sekitar 20 persen wilayah Ukraina yang saat ini didudukinya.

Karena Russia tidak lagi menganggap Swiss sebagai negara netral, Moskow mengatakan tidak tertarik untuk berpartisipasi dalam KTT tersebut. Oleh karena itu Bern tidak mengeluarkan undangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.