Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mundur dari Jabatan Kepala OIKN, Bambang Susantono Ditugaskan di Bidang Kerja Sama Internasional

📅 Senin, 03 Jun 2024, 14:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mundur dari Jabatan Kepala OIKN, Bambang Susantono Ditugaskan di Bidang Kerja Sama Internasional Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratiko saat mengumumkan pengunduran diri Bambang Susantono sebagai Kepala OIKN dan Dhony Rahajoe dari jabatannya sebagai Wakil Kepala OIKN di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (3/6/2024).

JAKARTA - Bambang Susantono akan ditugaskan untuk memperkuat kerja sama internasional bagi percepatan pembangunan IKN pasca mundur dari jabatan sebagai kepala Otorita IKN.

Kabar itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (3/6), usai pengumuman pengunduran diri Bambang Susantono sebagai Kepala OIKN dan Dhony Rahajoe dari jabatannya sebagai Wakil Kepala OIKN.

"Pak Bambang Susantono akan diberi penugasan baru, membantu langsung Bapak Presiden untuk memperkuat kerja sama internasional bagi percepatan pembangunan IKN," katanya melalui pesan singkat.

Saat ditanya kapan waktu pengunduran diri Bambang dan Dhony, Pratikno menjawab bahwa hal itu sudah lama menjadi pembicaraan, tetapi keputusan Presiden (keppres) terkait dengan hal itu baru diterbitkan hari ini.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo mengangkat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai Plt. Kepala OIKN dan Wakil Menteri ATR Raja Juli Antoni sebagai Plt. Wakil Kepala Otorita IKN.

Bambang yang lahir di Yogyakarta pada tanggal 4 November 1963 itu dilantik langsung oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala OIKN pada bulan Maret 2022.

Kepakaran Bambang dalam perencanaan infrastruktur dan transportasi publik membawanya menempati jabatan sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian periode 2007-2010.

Untuk mengurai masalah transportasi, Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) periode 2004-2010 itu lebih menekankan pada sistem transportasi yang humanis.

Di tingkat internasional, Bambang pernah menjabat sebagai Vice President Eastern Asia Society of Transportation Studies (EASTS) dan menjadi anggota Board of Trustees untuk The SouthSouthNorth (SSN) Foundation di Cape Town, Afrika Selatan, yang bergerak di bidang perubahan iklim dan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.