Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persib Tatap Liga Champions Asia

📅 Minggu, 02 Jun 2024, 18:55 WIB | Oleh:
Persib Tatap Liga Champions Asia Doc: istimewa
Ket. Persib

JAKARTA - Persib Bandung berhasil meraih gelar ketiga sepanjang gelaran Liga Indonesia. Tim berjuluk Maung Bandung itu menang partai final Championship Series Liga 1 Indonesia 2023- 2024 berkat kemenangan agregat 6-1 atas Madura United. Kini, setelah juara, tantangan berikut Persib adalah membuktikan diri di level antarklub Asia.

"Selama ini sejumlah klub Indonesia hanya numpang lewat di kompetisi level Asia," ujar pengamat sepak bola nasional Akmal Marhali, Minggu (2/6). Hasil buruk itu membuat ranking klub Indonesia di AFC jeblok di peringkat ke-28.

Padahal, tahun 2008 berada di posisi 10 Besar. Persib yang akan tampil di Kualifikasi Liga Champions Asia Level 2 semoga menunjukkan tajinya di Asia. Demi harkat dan martabat bangsa sekaligus mengatrol ranking kompetisi Indonesia di AFC.

Persib Bandung akan berlaga di play-off Liga Champions Asia 2 atau AFC Champions League 2 (ACL2) yang berlangsung akhir Juli hingga pekan kedua Agustus 2024. Belum diketahui pasti lawan Persib Bandung di babak play-off Liga Champions Asia 2 karena masih menunggu 3 hasil pertandingan dari koefisien lainnya.

Hingga kini, baru tiga tim yang sudah memastikan tempat di babak play-off Liga Champions Asia 2. Ada Tampine Rovers selaku runner-up Liga Singapura dan Kaya-Iloilo sebagai pemenang Copa Paulino Alcantara 2023 (Filipina). Tiga tempat lainnya masih menunggu hasil pemenang Piala Vietnam, Piala FA Hong Kong, dan Juara Liga Korea Utara musim kompetisi 2023-2024.

Sementara itu, Persib pertama kali menjadi juara di musim 1994-1995 usai menang dalam laga final di Jakarta. Kemudian, 2014 di Palembang, dan kini 2024 di Madura. Setiap kali merebut juara Persib memulainya dari posisi runner up di seri reguler. Tahun 1994, runner up Grup Barat di bawah juara reguler Pelita Jaya. Di tahun 2014 juga runner up di bawah Arema. Tahun ini runner up di bawah Borneo FC.

Sejumlah pemain Persib memiliki catatan sendiri. Ahmad Jufriyanto menjadi satu-satunya pemain tersisa dari tim yang juara tahun 2014. Made Wirawan yang kini menjadi asisten pelatih kiper juga menjadi pemain saat Persib juara tahun 2014.

Rezaldi Hehanussa menjadi pemain kedua yang juara bersama dua klub yang punya rivalitas tinggi. Sebelumnya juara bersama Persija tahun 2018. Menyamai catatan Shahar Ginanjar yang juara bersama Persib tahun 2014 dan Persija tahun 2018.

Persib mendapatkan dua gelar individu dengan Davi Da Silva sebagai topskorer dan Bojan Hodak Luka sebagai pelatih terbaik. Pemain muda terbaik milik Fajar Fathurrahman dan pemain terbaik diraih Cachis Rivera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.