Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kawasan Badui Dipadati Wisatawan Pascatradisi Seba

📅 Minggu, 02 Jun 2024, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kawasan Badui Dipadati Wisatawan Pascatradisi Seba Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Wisatawan berjalan kaki melintasi jalan setapak di kawasan pemukiman Badui di pedalaman Kabupaten Lebak dengan kondisi perbukitan, curam, dan tebing.

Lebak - Kawasan pemukiman masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak setelahtradisi Seba dipadati wisatawan dari berbagai daerah di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat .

"Kita bersama rombongan ke sini untuk menikmati panorama alam Badui juga melihat langsung kehidupan masyarakat adat Badui,"kata Hendrawan (40), wisatawan berasal dari DKI Jakarta ditemui di kawasan Badui, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu.

Kunjungan wisatawan ke pemukiman masyarakat Badui bersama rombongan kerja yang kedua kali dan cukup melelahkan perjalanan menuju kawasan Kampung Badui Dalam, yakni Cibeo.

Perjalanan menuju Kampung Badui Dalam dari Terminal Cibolegermenempuh waktu empat jam dengan melintasi pegunungan, perbukitan yang banyak curam, dan tebing.

Setiap anggota rombongan menggunakan tongkat untuk membantu berjalan kaki melewati jalan setapak ke Kampung Badui Dalam.

"Kami berangkat hari Sabtu (1/6) dan pulang Minggu sore dengan melelahkan juga menyenangkan selama perjalanan di kawasan pemukiman Badui," katanya.

Dirinya bersama rombongan kerja berjumlah 10 orang mengunjungi kawasan wisata Badui karena ingin menikmati panorama alam dan melepaskan kepengapan di Jakarta.

Ia mengaku kunjungan wisata ke Badui sebagai melelahkan akan tetapi suasananya menyenangkan.

"Kami sendiri sangat kecapaian menempuh perjalanan empat jam dengan kondisi perbukitan dan pegunungan, tetapi menyenangkan," kata dia.

Wisatawan lainnya, Seli (23), yang warga Bogor, Jawa Barat mengaku mengunjungi kawasan pemukiman Badui sudah beberapa kali, karena panorama alammasih asli dan memberikan ketenangan, kenyamanan, serta kegembiraan.

Selain itu, juga masyarakat Badui bersikap baik, damai, rukun, sederhana sehingga saling menghormati dan menghargai.

Oleh karena itu, dirinya bersama teman kuliah ditemani warga Badui berjalan kaki menebus hutan,melintasi jalan setapak menuju pemukiman Badui Dalam maupun jembatan gantung Kadu Gajah.

"Kami mengunjungi Kampung Badui Dalam menempuh perjalanan empat jam dari Terminal Ciboleger sangat melelahkan, namun menyenangkan," kata dia.

Sarpin, petugas pencatat tamu di Posko Kadu Ketug Ciboleger, Kabupaten Lebak mengaku wisatawan memadati pemukiman Badui sejak Sabtu (1/6) dan Minggu,sekitar 20.000 orang. Kebanyakan mereka datang bersama rombongan tempat bekerja,pelajar, mahasiswa, danlingkungan RTdan RW.

"Kami minta wisatawan agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.