Laporan: Perubahan Iklim Menyebabkan Panas Ekstrem selama 26 Hari pada Tahun Lalu
📅 Kamis, 30 Mei 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Banjir dan angin topan mungkin menjadi berita utama, namun dampak panas ekstrem juga sama mematikannya," kata Jagan Chapagain, sekretaris jenderal Federasi Palang Merah Internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!