Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejahterakan Petani, Akademisi Unhas Dukung Penjabat Gubernur Sulbar Kembangkan Pisang Cavendish

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 00:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejahterakan Petani, Akademisi Unhas Dukung Penjabat Gubernur Sulbar Kembangkan Pisang Cavendish Doc: ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Ket. Pemprov Sulbar meninjau lokasi sentra pembibitan pisang Cavendish di Kecamatan Mare Kabupaten Bone dan akan mengembangkan pisang tersebut di wilayah Sulbar, Senin (27/5/2024).

Mamuju - Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendukung upaya Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin dalam mengembangkan komoditi pisang Cavendish.

"Kami mendukung upaya dan kebijakan Pj Gubernur Sulbar dalam mengembangkan komoditi pisang Cavendish dan Sukun karena akan meningkatkan ekonomi daerah," kata Syarkawi, salah satu dosen Fakultas Ekonomi Unhas, di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan komoditi pisang dan sukun sangat cocok dengan iklim dan lahan pertanian di Sulbar, sehingga komoditi tersebut diyakini akan membawa kemajuan di sektor pertanian dankesejahteraan petani.

"Dulunya sukun tanaman yang paling banyak di Sulbar, namun kini perlahan menghilang, sehingga jika dibangkitkan kembali, maka itu sangat tepat, karena dulunya memang sudah pernah menjadi tanaman primadona di Sulbar," kata Syarkawiyang juga mantan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau (KPPU) Republik Indonesia.

Demikian pula komoditi pisang yang sangat tepat dikembangkan di Subar karena komoditi tersebut pasarnya sangat jelas dan menjadi komoditi ekspor

Syarkawi mengatakan Pemprov Sulbar dapat bekerja sama dengan perusahaan PT Lulu Hypermart dalam rangka memasarkan produk pisang ke negara Timur Tengah yang permintaan komoditi pisang cukup tinggi.

Ia juga menyampaikan bahwa komoditi pisang sangat familiar dengan masyarakat Sulbar sehingga masyarakat diharapkan dapat mengembangkan pisang Cavendish tersebut.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin mengatakan Pemprov Sulbar segera menyusun rencana pengembangan komoditi pisang Cavendish seperti yang telah dilakukan di Kecamatan Mare Kabupaten Bone.

Komoditi pisang Cavendish cukup mahal yakni sekitar Rp27 ribu untuk tiga biji pisang sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani Sulbar jika mengembangkannya.

"Negara ini hanya mampu memenuhi sekitar 35 persen kebutuhan pisang dari 65 negara di Dunia, sehingga peluang pemasaran komoditi pisang sangat jelas dan menjanjikan untuk mengembangkannya di Sulbar," ujar Bahtiar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.