Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kunjungan Wisatawan ke Borobudur Naik 63 Persen Saat Libur Waisak

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 12:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kunjungan Wisatawan ke Borobudur Naik 63 Persen Saat Libur Waisak Doc: ANTARA/Anis Efizudin
Ket. Umat Buddha bermeditasi saat detik-detik Waisak 2568 BE/2024 di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2024).

JAKARTA - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisata di Candi Borobudur selama periode perayaan Hari Suci Waisak 2568 BE/2024 hingga 63 persen.Jumlah ini meningkat dibandingkan perayaan Waisak tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 46 ribu kunjungan.

"Perayaan Waisak 2568 BE tidak hanya diikuti lebih dari puluhan ribu umat Buddha, akan tetapi juga mampu menarik puluhan ribu pengunjung ke Candi Borobudur. Kesuksesan ini sekaligus mengukuhkan posisi Candi Borobudur sebagai salah satu episentrum umat Buddha dunia yang menarik minat wisata religi atau spiritual tourism dari wisatawan di berbagai belahan dunia," kata Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono di Jakarta, Selasa.

InJourney, lanjut dia, mencatat sejak Senin (20/5) hingga Minggu (26/5) terdapat jumlah kunjungan ke Candi Borobudur lebih dari 75 ribu, kunjungan tertinggi terjadi pada tanggal 23 Mei saat perayaan Waisak yang tercatat sekitar 37 ribu kunjungan baik domestik maupun mancanegara.

Maya berharap para pengunjung mendapatkan pengalaman wisata spiritual yang mengesankan selama mengikuti perayaan Waisak 2024.

Ke depan, tambahnya, InJourney bisa menyajikan beragam hal lain sehingga Candi Borobudur semakin menjadi kebanggaan seluruh masyarakat dan memberikan dampak berganda yang besar pada perekonomian Indonesia.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis InJourney Destination Management Hetty Herawati mengungkapkan, perhelatan rangkaian Waisak 2024 mampu memberikan dampak ekonomi ke masyarakat, pasalnya sejumlah sejumlah penginapan hingga transportasi menuju ke Borobudur terjual habis jelang perayaan itu.

"Peningkatan kunjungan ke Borobudur dalam event Waisak ini juga meningkatkan dampak ekonomi ke masyarakat sekitar. Tiket pesawat kereta, hotel dan homestay di sekitar Borobudur terjual habis, bahkan peningkatan okupansi hotel juga terjadi di Jogja dan sekitarnya," ujar Hetty.

Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan (event) dan program berbasis spiritual di Borobudur sebagai upaya memperkuat potensinya sebagai destinasi spiritual dan episentrum Buddha dunia.

Sebagai informasi, puncak perayaan Waisak diramaikan dengan acara Kirab Waisak dari Candi Mendut ke Candi Borobudur, peringatan detik-detik Waisak, pradaksina Candi Borobudur, dan pelepasan lampion Waisak, serta melakukan mindful walking meditation yaitu merasakan kesakralan Candi Borobudur melalui pradaksina dan meditasi yang dapat diikuti oleh masyarakat umum pada 24-25 Mei 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.