Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WHO: Pandemi Covid-19 Pangkas Harapan Hidup

📅 Senin, 27 Mei 2024, 00:01 WIB | Oleh:
WHO: Pandemi Covid-19 Pangkas Harapan Hidup Doc: FABRICE COFFRINI / AFP
Ket. TEDROS ADHANOM G Direktur Jenderal WHO - Untuk memperkuat keamanan kesehatan global, juga untuk melindungi investasi jangka panjang di bidang kesehatan dan mendorong kesetaraan di dalam dan antarnegara.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO), pada Jumat (24/5), mengatakan Covid-19 memangkas angka harapan hidup global hampir dua tahun saat menyebar dari tahun 2019 hingga 2021, dan menghapus kemajuan yang telah dicapai selama satu dekade.

"Pandemi Covid-19 membalikkan tren peningkatan stabil dalam angka harapan hidup saat lahir dan harapan hidup sehat saat lahir," kata badan kesehatan PBB tersebut.

Menurut studi statistik kesehatan dunia tahunan WHO, angka harapan hidup global turun 1,8 tahun menjadi 71,4 tahun, tingkat yang sama seperti tahun 2012.

Dikutip dari The Straits Times, menurut studi tersebut, durasi rata-rata orang untuk hidup sehat turun 1,5 tahun menjadi 61,9 tahun pada tahun 2021 juga dibandingkan dengan tahun 2012.

Dampaknya bahkan lebih buruk dibandingkan temuan penelitian yang diterbitkan Lancet pada Januari lalu yang menyebutkan rata-rata harapan hidup turun 1,6 tahun selama pandemi.

Para peneliti dalam studi tersebut mengatakan Covid-19 memiliki dampak yang lebih besar terhadap harapan hidup dibandingkan peristiwa lainnya selama setengah abad terakhir.

Keamanan Pandemi

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan angka-angka tersebut menyoroti pentingnya perjanjian keamanan pandemi global yang dinegosiasikan di Jenewa.

"Untuk memperkuat keamanan kesehatan global, juga untuk melindungi investasi jangka panjang di bidang kesehatan dan mendorong kesetaraan di dalam dan antarnegara," kata Tedros.

Para peneliti Lancet memperkirakan Covid-19 menyebabkan 15,9 juta kematian berlebih selama tahun 2020 hingga 2021, baik akibat virus tersebut maupun gangguan sistem kesehatan terkait pandemi. Namun, studi WHO mengatakan angka harapan hidup tidak turun dengan cara yang sama di seluruh dunia.

"Amerika dan Asia Tenggara adalah wilayah yang paling parah terkena dampaknya, dengan angka harapan hidup turun sekitar tiga tahun," katanya.

Pasifik Barat adalah wilayah yang paling sedikit terkena dampaknya, dengan angka harapan hidup hanya turun 0,1 tahun.

Sebelumnya perkembangan soal penularan virus korona ini disampaikan Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung. Dia mengatakan negara kota itu sedang menghadapi gelombang baru Covid-19, dengan peningkatan yang signifikan kasus infeksi dalam dua minggu terakhir.

"Kami berada di awal gelombang, di mana gelombang ini terus meningkat. Jadi menurut saya, gelombang ini akan mencapai puncaknya dalam dua hingga empat minggu ke depan, yang berarti antara pertengahan dan akhir Juni," kata Ong, di Singapura, Sabtu (18/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.