Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Ponorogo 'Memburu' Karya Sastra Pujangga Ronggowarsito yang Tersimpan di Museum Belanda

📅 Senin, 27 Mei 2024, 01:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Ponorogo 'Memburu' Karya Sastra Pujangga Ronggowarsito yang Tersimpan di Museum Belanda Doc: ANTARA/HO – Sonya
Ket. Kepala Disbudparpora, Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi.

Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sedang "memburu" karya sastra pujangga Ronggowarsito yang saat ini diketahui tersimpan di museum Belanda untuk dikembalikan ke Ponorogo.

Kepala Disbudparpora Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, di Ponorogo, Minggu, mengatakan langkah itu bagian dari program daerah mengembalikan benda-benda bersejarah yang berkaitan erat dengan Bumi Reogatau Ponorogo.

"Program pengembalian benda-benda bersejarah ini dilakukan untuk koleksi dan literasi sejarah yang akan ditempatkan di Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) yang kini dalam proses pembangunan," kata Judha.

Menurut dia, karya sastra Ronggowarsito menjadi salah satu yang diburu karena pujangga besar tanah Jawa yang hidup pada masa Kasunanan Surakarta pada 1802-1873 itu pernah mengenyam pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Gerbang Tinatar milik KHAgeng Besari yang berada di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis.

"Kita tahu salah satu pujangga besar tanah Jawa, Ronggowarsito pernah mondok di Gerbang Tinatar, dan itu ada literasinya," ucap Judha.

Dia pun mengklaim jika sudah melakukan komunikasi dengan pihak museum.

Selain itu, dia juga meminta bantuan kepada salah satu politikus sekaligus budayawan yakni Fadli Zon untuk memfasilitasi agar buku-buku karya Ronggowarsito bisa dibawa ke Indonesia khususnya Ponorogo.

"Prosesnya kita mengajukan permohonan terkait benda-benda bersejarah tersebut ke Pemerintah Belanda dan museum. Untuk ke arah sana kita perlu fasilitator, kebetulanFadli Zon mau membantu," ujar Judha.

Tak hanya buku atau naskah karya Ronggowarsito, namun juga sejumlah benda pusaka lainnya seperti keris, tombak, patung, dan lain sebagainya yang juga akan diusahakan agar bisa dikembalikan ke Ponorogo.

"Semua yang ada di luar negeri kita mohonkan untuk dikembalikan, karena ini permintaan bupati sebagai literasi sejarah nanti di MRMP," kata Judha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.