Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Terkejut AS dan Jepang Halangi Upaya Moskow untuk Memperluas Larangan Penempatan Senjata Pemusnah Massal di Luar Angkasa

📅 Minggu, 26 Mei 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Terkejut AS dan Jepang Halangi Upaya Moskow untuk Memperluas Larangan Penempatan Senjata Pemusnah Massal di Luar Angkasa Doc: Antara/Xinhua/Li Muzi
Ket. Wakil Duta Besar Russia untuk PBB Dmitry Polyanskiy berbicara di Markas PBB di New York pada 4 Maret 2019.

New York - Russia terkejut karena Amerika Serikat dan Jepang menghalangi upaya Moskow untuk memperluas larangan penempatan senjata pemusnah massal di luar angkasa untuk semua jenis senjata.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Duta Besar Russia untuk PBB Dmitry Polyanskiy kepada Sputnik, Sabtu.

"Kami sangat terkejut dengan sikap Amerika Serikat dan Jepang yang menolak segala bentuk referensi yang melarang penempatan senjata apa pun ke luar angkasa untuk mencegah perlombaan senjata di luar angkasa, yang menurut kami akan menjadi sebuah hal yang tidak menyenangkan," kataPolyanskiy.

Pada April, Russia memblokir rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB Amerika Serikat-Jepang yang mendesak agar tidak menggunakan senjata pemusnah massal di luar angkasa setelah amandemen Russia-China untuk memperluas larangan senjata apa pun ditolak dalam pemungutan suara 7-7 dan satu abstain.

"Dengan rancangan resolusi tersebut, AS dan Jepang ingin mendapatkan keuntungan politik dari apa yang mereka yakini mengungkap dugaan ambisi dan rencana Russia di luar angkasa," ucap diplomat itu.

Sebelumnya, AS dan enam anggota Dewan Keamanan PBB lainnya memberikan suara menentang resolusi yang dirancang Russia mengenai tidak adanya penempatan senjata di luar angkasa dan mengatakan bahwa kekhawatiran mereka tidak dibahas dalam dokumen tersebut.

Perusahaan antariksa Russia Roscosmosmenyatakan keprihatinannya atas aspirasi beberapa negara Barat yang dianggap bertujuan untuk mengubah ruang angkasa menjadi medan perang potensial setelah resolusi yang dirancang Moskow gagal di Dewan Keamanan PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.