Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesehatan Pencernaan Berpengaruh Kuat Terhadap Perkembangan Otak Anak

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 20:11 WIB | Oleh:
Kesehatan Pencernaan Berpengaruh Kuat Terhadap Perkembangan Otak Anak Doc: istimewa
Ket. Pada pembicara dalam konferensi pers Bebelac Digestive Week 2024, di Jakarta Jumat (24/5). Dalam diskusi ini dipaparkan kesehatan pencernaan sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang otak anak karena usus dan otak saling terhubung sebagai Gut-Brain Axis (

JAKARTA - Orang tua perlu memastikan kesehatan pencernaan si kecil sebagai indikator dalam tumbuh kembang optimalnya. Sebab, di sepanjang sistem saluran cerna menjadi tempat bagi ratusan triliun mikrobiota yang dapat mempengaruhi perkembangan otak anak.

Namun faktanya, masih banyak ibu yang menghadapi kondisi pencernaan yang rentan berubah-ubah di tahun pertama kehidupan si kecil. Selain itu, masih banyak juga ibu yang belum menyadari pentingnya peran pencernaan sehat untuk aspek tumbuh kembang anak, terutama terhadap perkembangan optimal kecerdasan anak di masa depan.

Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), Subsp. G.H. mengatakan, kesehatan pencernaan anak tidak boleh diremehkan oleh para ibu. Para ahli kesehatan telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ paling penting untuk si kecil pada periode 1.000 hari pertama kehidupannya (HPK).

"Sebab, saluran cerna anak merupakan sistem organ tubuh yang berkembang pesat pada masa awal kehidupan yang berperan penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik si Kecil serta sebagai fondasi utama kecerdasan anak.,,Maka dari itu, masa ini merupakan adalahgolden perioduntuk perkembangan fungsi pencernaan dan maturitas mikrobiota saluran cerna," ujar dalam konferensi pers Bebelac Digestive Week 2024 di Jakarta, Jumat (24/5).

Seringkali dikatakan bahwa pencernaan merupakan otak kedua anak. Hal ini disebabkan karena otak dan saluran pencernaan saling terhubung sebagaiGut-Brain Axis (GBA). Di sini nutrisi menjadi asupan kinerja otak dan juga dapat mempengaruhi perilaku serta suasana hati anak.

"Namun, penting untuk dipahami bahwa, mikrobiota usus merupakan kunci dari perkembanganGut-Brain Axis, dimana sepanjang sistem pencernaan merupakan tempat bagi lebih dari 100 triliun mikrobiota saluran cerna, dan pada golden period ini adalah jendela kritis untuk perkembangan dan kematangan mikrobiota di saluran cerna," kata dr. Frieda.

Ia menambahkan, penting untuk memberi asupan bergizi seimbang pada si kecil. Salah satu nutrisi utama untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah prebiotik yang berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan.

Oleh karena itu, guna menjaga jumlah bakteri baik dalam usus anak tetap seimbang, si kecil perlu diberi asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat yang memiliki peran sebagai prebiotik. Beberapa contohnya adalah buah-buahan, sayur-mayur, susu, kacang-kacangan, dan beberapa jen?is sayuran akar seperti umbi-umbian, wortel.

"Atau bisa juga bersumber dari nutrisi lain, seperti Susu Pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun yang mengandung prebiotik agar menjadi makanan bagi bakteri baik tersebut," ungkap dr. Frieda.

Sementara itu Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., mengatakan, memahami pentingnya kesehatan pencernaan untuk tumbuh kembang anak, Nutricia Indonesia yang didukung oleh Nutricia Research menghadirkan FOS:GOS 1:9. Terkait produk ini kata dia sudah ada 40 studi ilmiah dan 90 publikasi internasional khusus di bidang kesehatan pencernaan anak di lebih dari 10 Negara Asia dan Eropa guna menghadirkan inovasi nutrisi yang baik untuk mendukung kesehatan pencernaan ini.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada ibu-ibu, salah satunya dengan mengundang para ahliagar dapat berbagi ilmu pada ibu-ibu mengenai kesehatan saluran pencernaan, seperti di kegiatan ini. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mengangkat publikasi riset terkini menjadi tool untuk mendampingi journey parenting ibu," jelasnya.

Danone telah melakukan riset menggunakanmachine learning(ML) yang dapat memonitor feses si kecil dengan akurasi hingga lebih dari 95 persen. Temuan ini telah diakui di forum ilmiah internasional yang sangat prestisius di bidang saluran cerna dan nutrisi anak di Eropa sepertiThe European Society for Paediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition(ESPGHAN) dan telah dipublikasi di jurnal bergengsiThe Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition(JPGN).

"Ini menunjukkan komitmen kami tidak main-main dalam menyediakan yang terbaik untuk mendukung orang tua dalam parenting journey," ucapnya.

Marketing Manager Bebelac Anissa Permatadietha Ardiellaputri, mengatakan, Bebelac tidak hanya berkomitmen untuk selalu memberi nutrisi terbaik saja. Lebih jauh dari itu juga berkomitmen untuk terus mendukung ibu dengan berbagai pengetahuan dantoolsuntuk dukung"motherhood journey"terasa lebih menyenangkan dan"enjoyable."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.