Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Dinkes Gunungkidul Identifikasi Penyebab Diare Massal di Joho

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Dinkes Gunungkidul Identifikasi Penyebab Diare Massal di Joho Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Ismono (kanan).

Gunungkidul - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengidentifikasi penyebab dugaan keracunan makanan yang menyebabkan 89 orang warga Padukuhan Joho, Kalurahan Kalitekuk, mengalami diare massal.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Ismono di Gunungkidul, Kamis, mengatakan Dinkes menerima laporan dari Panewu/Camat Semin pada Kamis (16/5) sekitar 11.00 WIBbahwa warga di Padukuhan Joho, Kalurahan Kalitekuk mengalami diare.

"Panewu melaporkan jumlah warga yang diare sebanyak 89 orang, yakni 79 orang di Padukuhan Johodan 10 orang di luar Padukuhan Joho. Atas laporan tersebut, kami menerjunkan petugas untuk melakukan identifikasi penyebab diare tersebut," kata Ismono.

Ia mengatakan mereka mengalami diare, tetapi tidak disertai muntah. Dari 89 orang yang diare, ada lima orang yang dirawat di rumah sakit.

"Ada 13 orang yang dilarikan di Puskesmas Semin I. Lalu dirawat di Puskesmas Semin 1 ada empat orang, dan dibawa ke RSUD Wonosari satu orang, karena ruangan puskesmas penuh," katanya.

Ismono mengatakan berdasarkan hasil uji sampel, mereka mengalami diare diduga karena bakteri. Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan dari mana asalnya bakteri tersebut.

Berdasarkan pengakuan masyarakat di Joho, mereka mengonsumsi makanan untuk peringatan 1000 hari orang meninggal dunia itu dimasak pada Selasa (14/5) malam sekitar pukul 21.00 WIB, dan dibagikan pada warga Rabu (15/5) sekitar 13.00 WIB.

"Warga merasakan diare pada Rabu(15/5) 23.00WIB sampai Kamis (16/5) sekitar 02.00 WIB," kata Ismono.

Dia mengatakan Dinkes melalui Puskesmas Semin I mengambil sampel makanan mulai dari daging rendang, bumbu rendang, tahu, cabai, hingga air untuk diperiksa di laboratorium. "Semoga tidak ada korban dan diare massal ini dapat diatasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Semin I,Jumantoro mengatakan pihaknya menyiagakan sejumlah ambulans di Padukuhan Joho mengantisipasi sewaktu-waktu diperlukan warga.

Empat warga yang dirawat di Puskesmas Semin I karena diarenya terus menerus dan dikhawatirkan lemas, sehingga diperlukan cairan infus. Untuk satu orang yang dirawat di RSUD Wonosari, karena memiliki riwayat penyakit.

"Petugas masih ada di sana sekarang ini. Ambulans, Panewu, warga, Babinsa, Bhabinkamtibmas siaga. Jika kondisinya lemas, puskesmas siap 24 jam," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.