Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilkada Bekasi Tanpa Calon Independen

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Pilkada Bekasi Tanpa Calon Independen Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi jalur perseorangan Asep Saepulloh-Maria Ulfah mendaftarkan diri ke Kantor KPU Kabupaten Bekasi pada Minggu (12/5) pukul 23.30 WIB.

BEKASI - Perhelatan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 dipastikan tidak diikuti calon independen (perseorangan). Kepastian ini disampaikan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bekasi. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, Senin (13/5), mengatakan hingga batas akhir penyerahan syaratdukungan pasangan bakal calon kepala daerah dari jalur perseorangan, hanya ada satu yang menyerahkan.

"Ada satu pasangan bakal calon jalur perseorangan yang menyerahkan syarat dukungan. Namun tidak memenuhi syarat dan tahapan penyerahan berkas dukungan sudah berakhir," kata Ali Rido. Dia menuturkan, berdasarkan ketentuan surat edaran Nomor 304 Tahun 2024 tentang penyerahan dokumen syarat dukungan pasangan bakal calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi 2024 disebutkan bahwa calon perseorangan dapat mendaftarkan diri apabila memenuhi syarat dukungan.

Syarat dukungan adalah jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih dan termuat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilu terakhir daerah bersangkutan. Persyaratan dukungan ini diperkuat Surat Keputusan KPU Kabupaten Bekasi Nomor 25 Tahun 2024. Ini meliputi syarat jumlah dukungan berikut persebaran dukungan minimal sebanyak 143.014 pendukung di 12 kecamatan dari total 23 kecamatan Kabupaten Bekasi.

Kemudian menyangkut batas waktu dan tempat penyerahan dokumen persyaratan minimal dukungan, 8-11 Mei pukul 08.00-16.00 WIB. Kemudian, 12 Mei pukul 08.00-23.59 WIB di Kantor KPU Kabupaten Bekasi. "Kemungkinan besar dapat dipastikan tidak ada calon peserta Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 dari jalur perseorangan. Ada pendaftar, namun tidak memenuhi persyaratan minimal dukungan," tandas Ali.

Sehari sebelumnya, pasangan bakal calon dari jalur perseorangan, Asep Saepulloh-Maria Ulfah mendatangi Kantor KPU Kabupaten Bekasi, Minggu (12/5) pukul 23.30 WIB membawa syarat dukungan. Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Bekasi, Hasan Badriawan, menerima dokumen tersebut dan akan verifikasi. "Kami verifikasi dulu. Jika tidak memenuhi syarat, akan dikembalikan. Namun, sudah tidak ada lagi perbaikan," katanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi pada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi, Khoirudin, menyatakan terus mengawasi penyerahan dokumen dukungan pasangan bakal calon perseorangan.

Belum Ada

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Bogor. KPU Kabupaten Bogor mengumumkan belum ada bakal calon bupati dan wakil bupati yang memenuhi syarat dukungan dari jalur independen dari tiga pasang yang mendaftarkan diri.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, di Cibinong, Senin (13/5), mengungkapkan bacalon harus memenuhi persyaratan batas minimal dukungan perseorangan, Minggu (12/5), namun diperpanjang hingga 15 Mei. Dalam tiga hari perpanjangan mesti memenuhi persyaratan. Jika sampai hari Rabu 15 Mei pukul 23.59 WIB, tidak memenuhi, ya gagal.

Tiga pasangan bacalon bupati dan wakil bupati yang mendaftarkan diri Minggu (12/5) adalah Tubagus Ahmad Luthfi Syam-Cecep Muptahudin, Santoso-Kusnawan, dan Gunawan Hasan-Rudi Harianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.