Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Alonso Gunakan 'Penderitaan' Musim Lalu untuk Lolos ke Final Liga Europa

📅 Kamis, 09 Mei 2024, 16:12 WIB | Oleh:
Alonso Gunakan 'Penderitaan' Musim Lalu untuk Lolos ke Final Liga Europa Doc: ANTARA/AFP/Filippo Monteforte
Ket. Pelatih Roma asal Italia Daniele De Rossi menyapa pelatih kepala Bayer Leverkusen asal Spanyol Xabi Alonso (kanan) sebelum pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Liga Eropa UEFA antara AS Roma dan Bayer Leverkusen di stadion Olimpiade pada Kamis (2/5) di Roma.

JAKARTA - Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso mengaku akan menggunakan "penderitaan" musim lalu ketika timnya disingkirkan AS Roma yang masih diasuh pelatih Jose Mourinho pada semifinal Liga Europa (UEL) dengan agregat 0-1 sebagai tambahan energi kepada penggawa timnya untuk melaju ke final UEL musim ini di Dublin, Irlandia Utara.

Jadwal final UEL akan dimainkan pada 23 Mei WIB mendatang dan saat ini, Alonso bersama Leverkusen diambang memainkan laga puncak kompetisi kasta kedua antar klub Eropa tersebut setelah unggul 2-0 di leg pertama melawan tim yang sama, Roma di Stadion Olimpico pekan lalu.

"Kami belum melupakan penderitaan tahun lalu. Kami harus menggunakan energi ini untuk bisa merayakannya bersama para penggemar di akhir pertandingan," kata Alonso menjelang laga leg kedua melawan Roma di BayArena pada Jumat (10/5) pukul 02.00 WIB, dilansir dari media sosial X resmi klub, Kamis.

"Ini adalah pertandingan top besok, dengan atmosfer top. Ini semifinal Liga Europa, ini sebuah tontonan," tambahnya.

Die Werkself saat ini sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah menyelesaikan 48 laga sejauh musim ini dengan tak terkalahkan, menyamai torehan pemegang rekor Benfica yang juga tak terkalahkan dalam jumlah yang sama pada Desember 1963 sampai Februari 1965.

Andai tak terkalahkan lagi melawan Giallorossi di BayArena nanti, Leverkusen akan menjadi tim pemegang rekor tak terkalahkan dalam sejarah.

Namun, Alonso mengatakan "Leg kedua selalu menjadi situasi yang berbahaya. Sebuah gol dapat dengan cepat membalik keadaan dan mempengaruhinya, bahkan jika kita memasuki leg kedua dengan keunggulan dua gol. Kami harus fokus sejak awal".

Sementara itu, di sisi lain, pelatih Roma Daniele De Rossi enggan menyerah meskipun sedang tertinggal agregat dua gol menghadapi tim yang belum terkalahkan musim ini.

Ia mengatakan apa yang terjadi pada menit-menit akhir di Stadion Olimpico dimana timnya menciptakan banyak peluang akan menjadi modal positif yang dibawanya pada leg kedua di BayArena.

"Itu menjadi pertanda baik untuk pertandingan ini. Akhir dari leg pertama adalah awal yang sempurna untuk leg kedua," kata De Rossi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.