Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksel Denda Pembuang Sampah di Depan Lokasi Binaan Pasar Minggu

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaksel Denda Pembuang Sampah di Depan Lokasi Binaan Pasar Minggu Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Warga saat diberikan imbauan ketika akan membuang sampah melebihi batas waktu ditentukan di Jakarta, Selasa (7/5/2024).

Jakarta - Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan mulai menerapkan denda maksimal sebesar Rp500 ribu kepada warga yang melanggar aturan batas waktu membuang sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) di depan Lokasi Binaan Pasar Minggu.

"Kami akan menerapkan mulai Rabu (8/5) untuk pemberian denda. Kali ini kami hanya mengimbau dan memberikan teguran," kataKepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Pasar Minggu pada Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Jakarta SelatanSarpin Mian di Jakarta, Selasa.

SudinLingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan
kesulitanmenghentikan perilaku warga agar tidak membuang sampah di TPSdi depan Lokasi Binaan (Lokbin) Pasar Minggu karena kondisi TPS yang terbuka.

"Kalau untuk mengendalikan warga tentu sulit karena TPS ini terbuka," kata???????nya.

Menurut dia, sampah yang dibuang di TPS depan LokbinPasar Minggu, bukan hanya sampah dari warga sekitar, tetapi dari berbagai wilayah di Jakarta Selatan, seperti Cilandak, Tanjung Barat, Pancorandan lainnya.???????

Reratawarga yang membuang sampah melebihi jam 09.30 WIB itu sambil beraktivitas ke pasar atau warga yang melintas di Pasar Minggu sehingga ketika petugas sudah selesai membuang sampah, maka akan menumpuk kembali.

Ia menjelaskan, petugas telah membuat spanduk tentang larangan membuang sampah melebihi batas waktu dan bahkan dicantumkan pula denda yang akan diterima warga.

"Tapi buktinya meski sudah ada spanduk besar, namun warga tetap membuang sampah di lokasi tersebut dan ini yang akan kami tertibkan," tuturnya.

Sementara itu, warga Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Widodo mengatakan bahwa ia sudah biasa membuang sampah di lokasi tersebut karena di lingkungannya lambat dalam penanganan sampah.

Ia mengaku tidak mengetahui adanya larang warga membuang sampah melebihi jam 09.30 WIB, meskipun spanduk telah terpampang besar di lokasi tersebut. "Besok-besok tidak lagi membuang di sini. Saya tidak tahu ada larangan," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Jaksel) kembali menata LokbinPasar Minggu, khususnya terkait permasalahan sampah sehingga menjadi salah satu penyebab sepi pengunjung.

"Pengambilan sampah setiap hari akan ditingkatkan volumenya, biar terlihat lebih layak," kata Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Dan Menengah (PPKUKM) Jakarta SelatanParulian Tampubolon saat dihubungi di Jakarta, Minggu (5/5).

Menurut dia, permasalahan di tempat itu terjadi karena lokasi tersebut dekat dengan pembuangan sampah sehingga pembeli pun tidak ada atau langka.

Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua instansi guna memperbaiki masalah sampah di Lokbin Pasar Minggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.