Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lakukan Olah TKP, Polisi Investigasi Penemuan Mayat di Gudang Perkebunan Puncak Bogor

📅 Selasa, 07 Mei 2024, 05:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lakukan Olah TKP, Polisi Investigasi Penemuan Mayat di Gudang Perkebunan Puncak Bogor Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Bogor
Ket. Penemuan mayat di gudang perkebunan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Kepolisian Sektor Cisarua Polres Bogor melakukan investigasi penemuan mayat di dalam sebuah gudang kompos perkebunan wilayah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapolsek Cisarua Kompol Eddy Santosa di Cisarua, Senin, mengungkapkan bahwa penemuan mayat berinisial T (43) terjadi di Kampung Coblong, Desa Cibeureum, sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu (4/5).

Ia menjelaskan, Kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kejelasan atas peristiwa tersebut.

"Proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti atas kematian korban," kata Kompol Eddy.

Peristiwa penemuan mayat T tersebut dilaporkan oleh adik korban, Dedi, yang juga orang pertama penemu mayat T di dalam gudang.

Saat itu, Dedi melihat dari celah pintu T sedang tertidur di dalam gudang. Setelah tidak mendapatkan respons dari adiknya, Dedi bersama petugas keamanan Abdul memutuskan untuk membongkar paksa pintu gudang yang dalam kondisi terkunci.

"Setelah berhasil membuka gudang, mereka menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Tubuh korban dilaporkan mengeluarkan darah dari hidung, mulut, dan telinga," ujarnya.

Kompol Eddy menyebutkan, Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengindikasikan penyebab kematian T.

Saat ini Kepolisian telah melakukan beberapa Tindakan untuk mengungkap penyebab kematian korban seperti menyelidiki lokasi kejadian, membuat surat pernyataan penolakan autopsi dari keluarga karena keluarga tidak berkenan.

Kemudian, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan dari saksi-saksi, termasuk adik korban (Dedi) dan petugas keamanan perkebunan (Abdul) serta berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk memperoleh informasi tambahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.