Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkab Bangka Tengah untuk Cegah Stunting

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemkab Bangka Tengah untuk Cegah Stunting Doc: Antara/HO
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat peran pos pelayanan terpadu (Posyandu) sebagai garda terdepan untuk menekan angka kasus stunting pada anak.

"Peran posyandu harus kita perkuat, harus aktif di semua desa sebagai upaya pencegahan secara masif terhadap stunting," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Sabtu.

Bupati menjelaskan saat ini ada sebanyak 140 posyandu yang tersebar di setiap desa dan diminta aktif melaksanakan kegiatan dalam mencegah kasus stunting.

Pemkab Bangka Tengah juga mendorong Kelompok Kerja Operasional Pos Pelayanan Terpadu (Pokjanal Posyandu) untuk berpartisipasi aktif mencegah kasus stunting.

Kasus stunting di Kabupaten Bangka Tengah, turun dari 21,2 persen menjadi 18,2 persen pada 2023 atau tiga persen karena komitmen berbagai pihak dalam menekan laju kasus gagal tumbuh pada anak itu.

"Capaian ini tentu merupakan kabar gembira dan tidak lepas dari kerja sama dan sinergi semua pihak yang terus konsisten menekan laju angka prevalensistunting," kata Algafry.

Bunda Posyandu Bangka Tengah Eva Algafry mengatakan pembinaan terhadap posyandu terus dilakukan terutama mendorong Pokjanal Posyandu untuk aktif mengajak warga menerapkan pola kesehatan yang baik dan pemenuhan gizi seimbang.

"Kita berharap siapapun yang menjadi sasaran posyandu, baik balita, lansia, hingga remaja, semuanya dapat diakomodasi oleh Posyandu karena kita sudah menganut sistem Posyandu siklus hidup," ujarnya.

Eva mengatakan penerapan layanan berbasis siklus hidup manusia menjadi fokus integrasi dalam pelayanan kesehatan primer di masyarakat.

'Itu artinya, layanan di pusat kesehatan primer, termasuk posyandu, tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga remaja, dewasa dan warga lansia," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.