Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Oro-oro Kesongo, Fenomena Gunung Lumpur di Zona Perbukitan Kapur

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:

"Pergerakan ke atas ini membentuk pipa lumpur (mud diapir), yang bila mampu menembus permukaan Bumi akan menjadi gunung lumpur (mud volcano)," jelas dia. "Gunung Lumpur Kesongo memiliki depresi amblesan yang paling besar dibandingkan gunung-gunung lumpur lain di Kompleks Kradenan, dengan diameter 1,3 kilometer dan menempati area 135 hektare. Aktivitas semburan lumpur menyebabkan tidak ada pohon yang mampu tumbuh di dalam depresi kaldera Kesongo," tutur dia.

Di sekitar Gunung Lumpur Kesongo hanya rumput dan tanaman semak sejauh ini yang bisa hidup. Oleh Padang rumput ini dimanfaatkan untuk menggembalakan ternak, yang menjadi pemandangan menarik bagi wisatawan.

Menurut Salahuddin, di Oro-oro Kesongo gunung lumpur yang menciptakan letusan seperti di Bledug Kuwu yang menciptakan kaldera seluas itu kini sudah hilang, digantikan oleh berbagai grifon dan salsa di sekitarnya. Saat ini salsa yang aktif terisi lumpur basah menempati sisi barat, dengan diameter diameter 0,3 kilometer dan pada area 8 hektare.

Ia menjelaskan, tidak diketahui sejak kapan salsa tersebut aktif, namun dinamikanya dapat dicermati. Dari serangkaian citra satelit dalam 20 tahun terakhir, tampak dinamika perpindahan grifon di dalam salsa tersebut, yang mengindikasikan dinamika erupsi lumpur dan diapir di bawahnya.

Perpindahan tersebut bisa berulang di masa akan datang. Jika melihat proses alam selalu akan berulang,bila material masih tersedia dan perpindahan energinya masih sama. Apalagi mengingat jumlah lumpur di Formasi Tawun di bawah sana masih berlimpah, dengan kondisi tektonik yang sama, tentu letusan besar berikutnya akan terjadi.

"Yang terpenting adalah mitigasi bencana bisa diterapkan, mengingat fenomena gunung lumpur adalah kesamaan dengan proses vulkanisme gunung berapi, yang berbeda hanyalah material dan energinya," tutur dia.

Gunung Lumpur Kesongo berada di kawasan yang tidak berpenduduk, serta memiliki dampak letusan dengan radius tidak terlalu besar. Hal ini menyebabkan tidak adanya nilai ancaman kebencanaan bagi masyarakat, ekonomi, dan infrastrukturnya.

Saat ini sekitar Gunung Lumpur Kesongo menjadi tempat bagi masyarakat bertani, berladang, dan menggembalakan ternak, dan penambang garam. Aktivitas masyarakat bisa dilihat saat berkunjung ke Oro-oro Kesongo. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.