PM Srettha Rombak Kabinet
📅 Selasa, 30 Apr 2024, 02:59 WIB | Oleh: Arif
Doc: AFP/Lillian SUWANRUMPH
BANGKOK - Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin, pada Minggu (28/4) telah melakukan perombakan kabinet dan nama-nama menteri baru telah diajukan dan didukung oleh pihak kerajaan, menurut sebuah narasumber di DPR.
"Setelah partai-partai koalisi menyerahkan nama-nama menteri kabinet baru berdasarkan kuota kepada PM Srettha pada Kamis (25/4) lalu, Sekretariat Kabinet pada Jumat (26/4) melakukan pemeriksaan untuk memastikan semua nama yang diajukan memenuhi syarat untuk diangkat," kata narasumber tersebut seperti dilansir kantor berita BangkokPost, Minggu (28/4).
Setelah susunan kabinet baru diverifikasi, PM Srettha menyerahkan daftar tersebut untuk mendapatkan dukungan kerajaan pada hari yang sama. Pada Sabtu (27/4) pagi, PM Srettha bungkam ketika ditanya apakah dia sudah menyerahkan daftar perombakan kabinet dan mengatakan jawabannya akan diketahui ketika daftar tersebut disetujui secara resmi.
pada Minggu, PM Srettha pun secara resmi mengumumkan susunan kabinet barunya yang mencakup enam wajah baru dengan empat menteri di antaranya berasal dari koalisi Partai Pheu Thai yang berkuasa.
Enam wajah baru tersebut adalah Menteri Keuangan Pichai Chunhavajira, Wakil Menteri Keuangan Paopoom Rojanasakul, Menteri Kantor Perdana Menteri Pichit Chuenban, Menteri Kantor PM Jiraporn Sinthuprai, Wakil Menteri Pertanian Attakorn Sirilattayakorn dan Wakil Menteri Perdagangan Suchart Chomklin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pichai, Paopoom, Pichit, dan Jiraporn, ditunjuk jadi menteri berdasarkan kuota yang dimiliki Partai Pheu Thai. Attakorn dipilih berdasarkan kuota yang dimiliki Partai Palang Pracharath, Sedangkan Suchart dipilih berdasarkan kuota yang dimiliki Partai United Thai Nation.
Secara keseluruhan, daftar perombakan kabinet terakhir menampilkan tujuh wajah baru yang ditunjuk, sementara empat menteri kabinet saat ini kehilangan posisinya, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Menlu Mundur
Sebaiknya Anda baca juga:
Menyusul terjadinya perombakan kabinet, Menteri Luar Negeri Thailand, Parnpree Bahiddha-Nukara, secara tak terduga menyatakan telah mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu. Parnpree mundur setelah ia memprotes karena dicopot dari jabatan wakil perdana menteri dalam perombakan kabinet.
"PM Srettha Thavisin telah menerima surat pengunduran diri Parnpree," kata juru bicara pemerintah Chai Wacharonke. "Pengunduran diri Parnpree tidak akan mempengaruhi tugas pemerintah di bidang luar negeri karena sekretaris tetap dan pejabat kementerian luar negeri dapat ditugaskan sebagai penggantinya," imbuh Chai.
Pada susunan kabinet baru yang didukung oleh raja dan diterbitkan di Royal Gazette disebutkan bahwa Parnpree hanya terdaftar sebagai menteri luar negeri, tidak lagi dengan jabatan tambahan sebagai wakil perdana menteri.
Parnpree mengatakan dia yakin pencopotannya sebagai wakil PM bukan karena rekam jejaknya karena ia bertugas dengan baik serta membantu meningkatkan citra Thailand secara internasional, menurut surat pengunduran dirinya yang diterbitkan media setempat.
Pada Senin (29/4), PM Srettha mengatakan bahwa seorang menteri luar negeri baru telah dipilih di kabinetnya untuk menggantikan Parnpree, tetapi menolak menyebutkan namanya dan namun hanya mengatakan bahwa orang tersebut adalah seseorang yang bertugas di balik layar kebijakan luar negeri Partai Pheu Thai.
Namun laporan media menyatakan bahwa mantan diplomat karier Maris Sangiampongsa diperkirakan akan menjadi Menteri Luar Negeri Thailand yang baru. ST/BangkokPost/CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!