Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral di TikTok, Benarkah Oat Bisa Turunkan Berat Badan?

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 12:08 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tapi oat yang dicampur dengan air dan jus jeruk nipis "bukanlah makanan yang seimbang," kata Haller. Semangkuk oatmeal, mungkin disajikan dengan susu, selai kacang, buah dan biji-bijian, "akan menjadi sarapan yang lebih seimbang dan mengenyangkan," katanya.

Mengonsumsi protein yang cukup sangat penting terutama jika Anda sedang menurunkan berat badan, kata Dr Jay, untuk membantu Anda menghindari kehilangan terlalu banyak otot. Setengah cangkir oat mengandung sekitar empat gram.

Menggunakan minuman kocok "Oatzempic" untuk menurunkan berat badan juga kemungkinan besar tidak berkelanjutan, kata Dr Jay. "Jika Anda kembali ke pola makan sebelumnya, berat badan Anda akan bertambah kembali," katanya.

Banyak pasien Dr Jay yang mengalami obesitas "telah kehilangan berat badan ratusan kilogram dalam hidup mereka" melalui diet iseng dan metode yang mirip dengan "Oatzempic," katanya. Namun berat badan mereka sering kali kembali karena tubuh mereka merespons dengan metabolisme yang melambat dan lebih banyak rasa lapar, katanya.

Bagi sebagian orang, diet iseng dapat menyebabkan "obsesi tidak sehat" dengan penurunan berat badan yang tidak realistis dan hubungan negatif dengan makanan, kata Haller.

Apakah Oat seperti Ozempic?

"Oat bukanlah Ozempic," kata Haller. "Bahkan tidak dekat."

Obat penurun berat badan "sangat diminati" karena efektif, kata Dr Tewksbury. "Hampir Pollyanna mengharapkan efek yang sama dari oatmeal atau oats."

Obat-obatan tersebut bekerja sebagian dengan meniru hormon yang disebut GLP-1, yang dilepaskan tubuh Anda setelah Anda makan. Hormon tersebut memperlambat pergerakan makanan melalui usus dan memberi sinyal rasa kenyang ke otak. Namun, kata Dr Jay, jumlah GLP-1 yang dilepaskan setelah makan oat atau makanan apa pun jauh lebih rendah, dan tidak bertahan lama seperti yang dihasilkan oleh obat-obatan.

Dalam beberapa penelitian, peneliti telah mengukur kadar GLP-1 dalam darah setelah orang mengonsumsi oata atau roti gandum, atau sarapan dengan atau tanpa tembahan bubuk oat, dan peneliti menemukan bahwa oat tidak meningkatkan kadar GLP-1 lebih banyak dibandingkan makanan lainnya.

Kegemaran "Oatzempic" hanyalah "tren," kata Haller. "Inilah yang dilakukan Internet." Dan, popularitas minuman tersebut kemungkinan besar hanya akan berumur pendek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Moto3 GP Jepang 2026: Pemba...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.