Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kukar Kuatkan Pertanian dan Pariwisata

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 03:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kukar Kuatkan Pertanian dan Pariwisata Doc: antara
Ket. Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono.

SAMARINDA - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), menguatkan dua sektor ekonomi, yakni pertanian dalam arti luas dan sektor pariwisata. Langkah tersebut sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang segera menempati kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Sebagai daerah mitra IKN, ada dua sektor penopang perekonomian di Kabupaten Kukar yang sedang dikuatkan agar mampu mendukung kebutuhan warga IKN, yakni sektor pertanian dalam arti luas yang ditopang dengan pembangunan industri hijau, kemudian sektor pariwisata," ujar Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono di Tenggarong, Jumat (26/4).

Kedua sektor kunci ini diharapkan menjadi pondasi kekuatan ekonomi Kukar pada masa yang akan datang, termasuk sebagai bagian dari respon untuk menangkap kebijakan nasional sebagai daerah mitra IKN.

"Pemkab Kukar menyadari pembangunan ekonomi daerah harus ditopang dengan sumber daya manusia yang berdaya saing, memiliki kreativitas yang tinggi dan mampu menciptakan inovasi pembangunan yang lebih membumi," katanya.

Terkait dengan produksi pangan, dari sisi perikanan laut cukup melimpah karena didukung oleh garis pantai Kukar yang merupakan terpanjang di Kaltim, sementara untuk perikanan darat pun memiliki danau paling banyak di Kaltim, ditambah dengan banyaknya sungai dan kolam ikan.

Kemudian untuk produksi padi pun Kukar masih tinggi, seperti sepanjang 2023 dengan produksi padi dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 226,97 ribu ton gabah kering giling (GKG), andil Kukar paling banyak yang mencapai 115,10 ribu ton GKG, kedua terbanyak dari Penajam Paser Utara sebanyak 45,10 ribu ton GKG.

Sedangkan dalam pendekatan perencanaan, Pemkab Kukar telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 6/2021 tentang rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Pengembangan pertanian dalam arti luas dan pariwisata ini merupakan bagian dari misi Program Kukar Idaman untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berbahagia.

Untuk penguatan ekonomi kreatif, lanjutnya, tercantum dalam misi ke tiga, yaitu memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Dalam hal ini, pendekatan politik terdapat program Dedikasi Kukar Idaman yang terkait langsung dengan pembangunan ekonomi kreatif, yakni sub-program Kukar kreatif idaman, dan program Kukar Kaya Festival (K3F) yang merupakan wujud dari komitmen bupati membangun ekosistem ekonomi kreatif agar terus berkembang," katanya.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Timur (DPMPD Kaltim) menyerahkan enam Surat Keputusan (SK) Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (PP-MHA) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bukti komitmen daerah terhadap MHA. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.