Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Pramugari Berhasil Menjadi CEO Japan Airlines

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 15:38 WIB | Oleh:
Mantan Pramugari Berhasil Menjadi CEO Japan Airlines Doc: Istimewa
Ket. CEO Japan Airlines, Mitsuko Tottori dalam konferensi pers di Tokyo.

TOKYO - Mitsuko Tottori memulai karirnya sebagai pramugari. Ketika dia ditunjuk sebagai CEO baru Japan Airlines (JAL) pada bulan Januari, hal ini mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh sektor korporasi negara tersebut.

Dikutip dari British Broadcasting Corporation (BBC), Tottori tidak hanya menjadi bos wanita pertama maskapai tersebut, ia juga memulai karirnya sebagai anggota awak kabin.

Salah satu situs web bahkan menggambarkannya sebagai "molekul alien" atau "mutan", merujuk pada dia yang pernah bekerja di Japan Air System (JAS), sebuah maskapai penerbangan jauh lebih kecil yang dibeli JAL dua dekade lalu.

"Saya tidak tahu tentang alien mutan," ujar Tottori sambil tertawa.

Singkatnya, dia bukan berasal dari kelompok pengusaha elit yang biasa ditunjuk oleh perusahaan penerbangan tersebut untuk menduduki jabatan puncak.

Dari 10 orang terakhir yang memegang jabatan tersebut, tujuh diantaranya merupakan lulusan universitas ternama di negara tersebut. Tottori adalah lulusan dari perguruan tinggi junior khusus perempuan yang jauh lebih bergengsi.

Dengan penunjukan Tottori, JAL telah bergabung dengan kurang dari 1 persen perusahaan terkemuka di Jepang yang dipimpin oleh perempuan.

"Saya tidak menganggap diri saya sebagai wanita pertama atau mantan pramugari pertama. Saya ingin bertindak sebagai individu jadi saya tidak berharap mendapat perhatian sebanyak ini."

"Tetapi saya menyadari masyarakat atau karyawan kami belum tentu melihat saya seperti itu," tambahnya.

Penunjukannya juga dilakukan hanya dua minggu setelah pramugari JAL mendapat pujian atas keberhasilan evakuasi penumpang dari pesawat yang bertabrakan dengan pesawat penjaga pantai saat mendarat.

Penerbangan Japan Airlines 516 terbakar setelah tabrakan di landasan pacu bandara Haneda Tokyo.

Lima dari enam awak pesawat penjaga pantai tewas dan kapten terluka. Namun, dalam beberapa menit setelah tabrakan, seluruh penumpang Airbus A350-900 yang berjumlah 379 orang berhasil menyelamatkan diri.

Pelatihan ketat para pramugari maskapai penerbangan itu tiba-tiba menjadi sorotan.
Sebagai mantan pramugari, Tottori belajar langsung tentang pentingnya keselamatan penerbangan.

Empat bulan setelah ia menjadi pramugari pada tahun 1985, Japan Airlines terlibat dalam kecelakaan pesawat tunggal paling mematikan dalam sejarah penerbangan, yang menewaskan 520 orang di Gunung Osutaka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.