Pemerintah Fokus Belanja Prioritas
📅 Kamis, 25 Apr 2024, 09:13 WIB | Oleh: Tim RedaksiDalam jangka pendek, ini tidak ada dorongan inflasi sisi permintaan, namun paling tidak harus ada antisipasi gagal pangan. "Jika ini terjaga maka ekspektasi pelemahan rupiah paling tidak bisa dipengaruhi," pungkas Suhartoko.
Tercatat inflasi inti BI pada April 2024 sebesar 1,77 persen (yoy) dan inflasi administered prices (AP) menurun menjadi 1,39 persen (yoy). Sementara itu, inflasi volatile food (VF) atau komoditi pangan yang bergejolak meningkat menjadi 10,33 persen (yoy) dari 8,47 persen pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pergeseran musim tanam akibat dampak El Nino.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!