Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang WWF ke-10 di Bali, Korlantas Siapkan Pengaturan dan Pengawalan Lalin

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 11:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang WWF ke-10 di Bali, Korlantas Siapkan Pengaturan dan Pengawalan Lalin Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso.

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan pengawalan serta pengaturan rute lalu lintas dan parkir kendaraan guna mendukung pengamanan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18 hingga 25 Mei 2024.

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigadir Jenderal Polisi Raden Slamet Santoso di Jakarta, Kamis (25/4), mengatakan kesiapan pengaturan dan pengawalan arus lalu lintas sedang diatur pelaksanaannya oleh Asisten Kapolri Bidang Operasi.

"Nanti akan diatur pelaksanaannya dari Sops Polri," kata Slamet.

Jenderal polisi bintang satu itu mengatakan Korlantas siap mendukung pelaksanaan pengamanan WWF ke-10 dan membantu Polda Bali selaku tuan rumah dalam keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas.

"Korlantas sifatnya back up Polda Bali dalam hal keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," katanya.

Mengenai personel Korlantas yang disiapkan dalam pengawalan dan pengaturan tersebut, Slamet mengatakan masih digodok dan disiapkan oleh Sops Polri.

"Untuk lengkapnya masih tahap surveidan pelatihan personel," ujarnya.

Namun, dia memastikan personel yang dilibatkan merupakan gabungan personel Korlantas Polri dari tingkat mabes, Polda Bali, dan polda-polda yang terdekat dari Pulau Dewata.

"Tentunya gabungan ya, sesuai dengan kebutuhan personel dan sarana prasaran serta kendaraan bermotornya," kata Slamet.

Slamet menambahkan keberhasilan dalam pengamanan agenda KTT G-20 yang berlangsung pada November 2022 juga menjadi pengalaman yang diadopsi pada pengamanan WWF ke-10, namun dengan berbagai evaluasi dan hasil analisa yang dilakukan.

"Sudah pasti, ditambah dengan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan pengamanan yang sudah-sudah," kata Slamet.

WWF ke-10 fokus pada konsep water forshared prosperity atau air untuk kemakmuran bersama. Pertemuan para pemimpin global itu akan membahas masalah air dan berupaya mencari solusi untuk meningkatkan pengelolaan air.

Acara internasional bergengsi itu mengusung enam subtema utama pada tahun ini, yakni ketahanan dan kesejahteraan air, air untuk manusia dan alam, pengurangan dan pengelolaan risiko bencana, tata kelola, kerja sama, dan hidro-diplomasi, pembiayaan air berkelanjutan, dan pengetahuan dan inovasi.

Sebagai hasilnya, forum ini akan mengeluarkan sebuah Ministerial Declaration alias Deklarasi Menteri yang akan diikuti dengan proyek-proyek, inisiatif, dan tindakan bersama yang nyata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.