Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Mengungsi Akibat Bentrokan di Ethiopia Utara

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 02:25 WIB | Oleh:
Ribuan Mengungsi Akibat Bentrokan di Ethiopia Utara Doc: AFP
Ket. Pengungsi Ethiopia l Sejumlah warga Ethiopia berada di kamp pengungsian di Tunaydbah, Sudan Tenggara pada Oktober 2023 lalu. PBB melaporkan bahwa saat ini ada lebih dari 50.000 orang terpaksa mengungsi akibat bentrokan di wilayah sengketa di Ethiopia utara.

NAIROBI - PBB pada Senin (22/4) malam melaporkan bahwa lebih dari 50.000 orang terpaksa mengungsi akibat bentrokan di wilayah sengketa di Ethiopia utara. Laporan itu diutarakan ketika komunitas internasional menyatakan keprihatinan atas kekerasan yang melibatkan pejuang dari wilayah saingannya.

"Situasi kemanusiaan sangat buruk, dengan ribuan perempuan dan anak-anak membutuhkan dukungan kemanusiaan yang luas untuk bertahan hidup," kata PBB yang mengutip keterangan otoritas lokal di wilayah yang sengketa yang diklaim oleh Tigray dan negara tetangga Amhara.

PBB mencatat jumlah orang yang mengungsi akibat bentrokan bersenjata di Kota Alamata dan Raya Alamata, Zata dan Ofla sejak akhir pekan telah melampaui 50.000 orang. Pasukan Amhara menduduki Raya Alamata di Tigray selatan selama perang dua tahun antara pemerintah Ethiopia dan otoritas regional Tigray.

Laporan mengenai pertempuran tersebut telah memicu kekhawatiran di kalangan komunitas internasional, dan kedutaan besar beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Jepang, Inggris dan Prancis pada Sabtu (20/4) lalu telah menyerukan dialog dan mendesak deeskalasi dan perlindungan warga sipil.SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.