Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Jangan Terus Biarkan Beras dan Sayur Diimpor

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, mengatakan fenomena ini disayangkan karena untuk sekelas sayur mayur saja sudah harus bergantung ke impor. Kebergantungan pada impor bawang putih karena produksi nasional pada 2023 hanya 30 ribu ton, sementara kebutuhan konsumsi sebesar 554 ribu ton. Produksi tersebut cenderung merosot setiap tahun karena banyak petani yang beralih ke komoditas lain.

"Hal ini tidak lepas dari liberalisasi pertanian yang mengakibatkan banjir impor produk pertanian dan membuat petani kalah bersaing dengan produk luar tersebut," tegas Awan.

Liberalisasi perdagangan tersebut membuat petani tidak lagi memiliki jaminan serapan produk bawang putih mereka, sementara para pemburu rente lebih suka impor karena profitnya yang jauh lebih tinggi.

Sebab itu, dia menekankan perlunya perencanaan demokratis terkait produksi, tata niaga, dan distribusi bawang putih menuju swasembada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.