PLN Nusantara Power Kembangkan Pembangkit Energi Hijau Dengan Total Kapasitas 3.075 MW
📅 Selasa, 23 Apr 2024, 17:43 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Istimewa
JAKARTA - PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mendorong pengembangan energi hijau di tanah air. Melalui anak usahanya PLN Nusantara Power (NP), perusahaan sektor kelistrikan itu menambah kapasitas pembangkit energi hijau.
Direktur Management Human Capital and Administrasi PLN Nusantara Power, Karyawan Aji membeberkan PLN NP akan terus menambah kapasitas pembangkit listrik untuk menjadi pengelola generation power terbesar di Indonesia.
" Saat ini komposisi kapasitas pembangkit yang dikelola PLN NP sebesar 18.258 MW dengan 153 mesin pembangkit secara digital dengan total kapasitas 7.460 mega watt (MW)," beber Aji di hadapan media dalam acara Halal Bihalal yang digelar Jakarta, Selasa (23/4).
Aji menambahkan, selain mengelola pembangkit berbasis fosil, PLN NP juga terus menambah jumlah pembangkit energi baru terbarukan sebagai dukungan untuk mempercepat transisi energi. Upaya pengembangan portofolio investasi yang berbasis energi hujau dilakukan oleh anak usaha PLN Nusantara Power Renewables.
PLN NP Renewables memiliki pengembangan proyek dengan total kapasitas 3.075 MW tersebar di seluruh Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk diketahui, proyek pengembangan EBT PLN NP Renewables diantaranya PLTA Batang Toru 50 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata 192 MWp yang merupakan PLTS pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara, PLTS IKN 50 MW, PLTA Tanah Laut 70 MW, PLTU Jawa 7 (2+1000 MW), dan PLTU Mulut Tambang Sumbagsel 1 (2+150 MW).
" Pengembangan pembangkit listrik berbasis energi hijau merupakan komitmen PLN NP Grup dalam mendukung transisi energi menuju karbon netral (NZE) di tahun 2060," jelasnya
Dalam acara halal bihalal ini VP Comunication & CSR PLN Nusantara Power Fenny Nurhayati juga memperkenalkan corsek anak usaha PLN NP, yaitu PLN NP Services, PLN NP Construction, PLN Nusantara Renewables dan PLN Suku Cadang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!