AirNav Bangun Desa Wisata di Wonosobo
Senin, 22 Apr 2024, 08:41 WIBJAKARTA - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau BUMN yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia dalam beberapa tahun belakangan terus aktif mengkampanyekan bahayanya balon udara yang diterbangkan secara bebas dan tanpa kendali terhadap keselamatan penerbangan.
AirNav bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, TNI-Polri, serta komunitas balon setempat terus mengupayakan agar jumlah balon udara yang diterbangkan, dapat berkurang setiap tahunnya. Berbagai upaya sosialisasi dilakukan, baik dalam bentuk kampanye di media sosial, spanduk, festival balon udara yang ditambatkan dengan tali, dan juga berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Direktur Utama AirNav Indonesia Polana B. Pramesti, ditemui saat meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) bernama "Kampung Kreasi Sadar Navigasi Harmoni" (disingkat Kampung KASANAH) yang berlokasi di Desa Gunturmadu, Kecamatan Mojo Tengah, Kabupaten Wonosobo, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak khususnya Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Wonosobo, serta menegaskan komitmen AirNav Indonesia untuk melaksanakan program ini secara berkelanjutan sesuai dengan arahan Kementerian BUMN.
"Program Kampung KASANAH tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan dengan memperkuat literasi bahaya balon udara liar di masyarakat, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ketrampilan UMKM (handycraft, batik) dan inovasi di bidang peternakan, serta pelestarian seni budaya (tari lengger), yang kesemua aspek tersebut dapat meningkatkan perekonomian dan parisawata setempat," kata Polana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/4).
Dengan fokus pada tema balon udara, tambahnya, produk handycraft, peternakan, dan budaya lokal, program ini menjadi landasan untuk menciptakan destinasi wisata yang unik, kreatif, dan edukatif.
Dengan peluncuran Kampung KASANAH ini, AirNav Indonesia menegaskan komitmennya, tidak hanya dalam menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan, namun juga dalam memajukan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan program keberlanjutan agar terciptanya harmoni antara manusia dan lingkungan sambil menjaga keseimbangan ekosistem.
"Program ini diharapkan akan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, serta keselamatan penerbangan di RI," kata Polana.
Redaktur: andes
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Pascagempa Magnitudo 6,7, Wagub Sulteng Reny Lamadjido Turun Langsung ke Lokasi Terdampak
-
Gubernur Jawa Timur Khofifah Ajak Masyarakat Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah
-
Pemkab Kukar Terapkan SP2D Online, Pencairan Anggaran Kini Lebih Cepat dan Transparan.
-
Kerusakan Akibat Gempa Bumi di Palu
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.