Pemkab Kukar Terapkan SP2D Online, Pencairan Anggaran Kini Lebih Cepat dan Transparan.

Kamis, 18 Jun 2026, 11:05 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menerapkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara daring guna mempercepat pencairan anggaran karena sistem ini dirancang untuk memangkas birokrasi, lebih terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Melalui sistem daring, kini proses pencairan dana dari APBD tidak lagi memakan waktu berhari-hari dan melalui tahapan yang berbelit-belit, pencairan dana bisa selesai dalam hitungan jam saja," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat meluncurkan SP2D daring di Tenggarong, Rabu.

Ket. Foto: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (tengah) saat peluncuran SP2D daring, Rabu (17/6) — Sumber: Antara Foto

Penerapan SP2D daring, lanjutnya, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Melalui sistem ini setiap pergerakan dana bisa dipantau secara langsung dan real time. Tidak ada lagi proses yang tersembunyi atau berbelit, sehingga hal ini tidak hanya mengurangi risiko keterlambatan, tetapi juga menekan biaya administrasi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap cara mengelola uang rakyat.

Lebih dari itu sistem ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik yang terintegrasi, maka ia mengingatkan perubahan sistem ini harus diikuti oleh perubahan pola pikir dan cara kerja seluruh aparatur.

Menurutnya, ketika alat kerja sudah berubah menjadi digital, maka mental dan cara kerja ASN juga harus berubah, harus bekerja lebih cepat, lebih teliti, tepat sasaran, dan yang paling penting, bebas dari segala bentuk pungutan liar (pungli).

Ia berharap SP2D daring dapat mendukung kelancaran seluruh kegiatan pembangunan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan bagi masyarakat.

"Dengan sistem yang lebih cepat, aman, dan transparan, pengelolaan keuangan daerah diharapkan semakin berkontribusi besar dalam mewujudkan kesejahteraan seluruh warga Kukar," katanya.

SP2D daring, lanjutnya, merupakan layanan berbasis elektronik yang dirancang untuk memangkas birokrasi, mempercepat pembayaran, serta menjadikan pengelolaan keuangan daerah lebih terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Sistem ini bekerja secara terpadu, terhubung langsung dengan bank mitra yang ditunjuk dan seluruh sistem keuangan daerah," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar Sukotjo menambahkan.

Ia menjelaskan SP2D daring mengotomatiskan hampir seluruh tahapan pencairan dana, mulai dari pengajuan Surat Permintaan Membayar (SPM) secara elektronik, pengecekan dan verifikasi data yang dilakukan secara otomatis, penerbitan SP2D dalam bentuk digital, hingga pemberitahuan langsung ke nomor ponsel penerima, begitu dana masuk ke rekening masing-masing.

Dulu, katanya, satu proses pencairan dana bisa memakan waktu 3-7 hari kerja karena harus berpindah tangan melalui beberapa bagian dan memeriksa dokumen secara manual.

Dengan sistem ini, lanjutnya, selama data lengkap dan sesuai aturan, prosesnya bisa selesai dalam waktu kurang dari 24 jam, bahkan seringkali hanya beberapa jam.

"Kecepatan ini tentu sangat membantu kelancaran pelaksanaan berbagai program pembangunan dan kegiatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Sukotjo.

  • SP2D Online

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.