Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selebriti Medsos Membuka Alasan Mengapa AS Menekan Divestasi TikTok

📅 Minggu, 21 Apr 2024, 17:56 WIB | Oleh:
Selebriti Medsos Membuka Alasan Mengapa AS Menekan Divestasi TikTok Doc: Istimewa
Ket. Komedian dan aktor Zach Sage Fox, yang memposting klip stand-upnya di TikTok, mengatakan dia menyadari bahaya dari pose platform berbagi video yang sangat populer tersebut.

WASHINGTON - Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada Sabtu (20/4) menyetujui rancangan undang-undang yang akan memaksa aplikasi media sosial Tiongkok, TikTok, untuk melakukan divestasi dari perusahaan induknya, ByteDance, atau dikeluarkan dari pasar Amerika.


Komedian dan aktor Zach Sage Fox, yang mencari nafkah dengan mengunggah klip stand-upnya kepada lebih dari 1,1 juta pengikut di TikTok, khawatir akan dampak pelarangan aplikasi tersebut terhadap penghasilannya beberapa jam setelah mengumpulkan suara di Kongres untuk memblokir aplikasi tersebut. platform di AS atau memaksa penjualannya.


Namun ketika perusahaan tersebut dituduh mempromosikan propaganda Hamas dan membuat generasi muda Amerika menjadi ekstremisme Islam setelah serangan 7 Oktober terhadap Israel, influencer media sosial tersebut menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh platform berbagi video yang sangat populer tersebut.


"Saya takut dengan apa yang saya lihat" di TikTok, kata Fox kepada New York Post.


"Dalam beberapa bulan terakhir, sehubungan dengan konflik Israel-Palestina, dari semua sumber misinformasi terbesar, TikTok hanyalah tambang emas," katanya.


"Sepertinya ada sesuatu yang terjadi dalam algoritma yang berupaya menjelek-jelekkan negara-negara Barat."


RUU tersebut, yang akan memaksa pemilik aplikasi, ByteDance, untuk melakukan divestasi dalam waktu sembilan bulan, disetujui secara mayoritas, 360 berbanding 58.


Pada bulan Maret, DPR meloloskan RUU TikTok serupa, yang disetujui oleh mayoritas bipartisan. Namun upaya tersebut terhenti di Senat Partai Demokrat, di mana Pemimpin mayoritas Chuck Schumer sejauh ini menolak untuk melakukan tindakan tersebut ke pemungutan suara.


Karena ini adalah bagian dari paket bantuan luar negeri yang lebih besar ke Ukraina dan Israel, Senat akan terpaksa menangani masalah ini.


TikTok digunakan oleh sekitar 170 juta orang Amerika dan telah hadir di mana-mana di kalangan remaja dan Gen Z, dengan 76 persen Zoomer mengatakan bahwa mereka menggunakan aplikasi tersebut.


"Hampir dua pertiga dari mereka mengaku menggunakannya setiap hari," kata laporan YPulse tahun 2023 .


"Aplikasi ini memiliki sumber informasi yang mencakup semua generasi muda Amerika, yang dapat menemukan apa pun tentang kesehatan, mode, makanan, politik, waktu cerita' yang relevan, dan segala hal lainnya," kata laporan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.