Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Rupiah Terjaga
Jumat, 19 Apr 2024, 15:26 WIBJAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan stabilitas rupiah terjaga dalam mengantisipasi dampak dari ketidakpastian penurunan suku bunga kebijakan Amerika Serikat (AS) atau Fed Fund Rate (FFR) dan ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah.
"Kami terus memastikan stabilitas rupiah tetap terjaga dengan intervensi valuta asing dan langkah-langkah lain yang diperlukan," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (19/4).
Hal tersebut disampaikan Perry dalam Sidang G20 dan International Monetary Fund (IMF) di Washington DC pada 18 April 2024.
Selain itu, BI melakukan pengelolaan aliran portfolio asing yang ramah pasar, termasuk operas? moneter yang promarket dan terintegrasi dengan pendalaman pasar uang guna mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.
Ia menuturkan ekonomi Indonesia termasuk salah satu negara emerging market yang kuat dalam menghadapi dampak rambatan global akibat ketidakpastian penurunan Fed Fund Rate dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh kebijakan moneter dan fiskal yang pruden dan terkoordinasi erat.
"Untuk memperkuat ketahanan eksternal, komitmen kuat Bank Indonesia untuk stabilisasi nilai tukar menjadi bagian penting," tuturnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jorge Martin Menangi MotoGP Prancis, Ai Ogura Cetak Sejarah jadi Pembalap Jepang Raih Podium Perdana Sejak 2012
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59% di Triwulan I, Topang Seperenam Ekonomi Nasional
-
Kurs Dollar Naik Jadi Berkah Ekspor, Namun Risiko Krisis Ekonomi Mengintai
-
Cara Unik Nelayan Berau Rawat Tradisi Sobat agar Tetap Hidup
-
IHSG Longsor Pagi Ini: Dari Rebalancing MSCI hingga Warning FTSE Russell
-
PT KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar di Blitar
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.