- Home
-
- Megapolitan
-
- Lulusan SD Bisa Berpenghas...
Lulusan SD Bisa Berpenghasilan Setara UMR Rp5,7 Juta
Selasa, 09 Jun 2026, 01:10 WIBJAKARTA â Sektor padat karya akan diproyeksikan menjadi lahan untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta. âLowongan kerja dalam program padat karya menyasar proyek bantalan sosial yang bertujuan mengurangi angka pengangguran,â tandas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Senin. Pendaftar bisa lulusan SD. Mereka akan mendapat penghasilan setara UMR Jakarta.
Proyek bantalan sosial, bisa dalam bentuk apa saja. Misalnya, mulai dari membantu pasukan-pasukan oranye, dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). âIntinya, supaya orang bekerja,â tandasnya. Dia menegaskan tidak ada syarat latar pendidikan dalam program tersebut, bahkan terbuka bagi lulusan Sekolah Dasar (SD).
Namun, ada satu syarat yang harus dipenuhi, yakni pelamar memiliki KTP Jakarta. Untuk PJLP pun lulusan SD juga boleh. Dulu memang syaratnya Karena SLTA, kini SD pun boleh tapi ber-KTP Jakarta. Pemerintah Provinsi Jakarta menyiapkan 2.843 lowongan kerja dalam program padat karya. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
Dengan jangka waktu kerja tiga sampai enam bulan, para peserta akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta sebesar 5,7 juta per bulan. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta mencatat jumlah pengangguran di Jakarta sebanyak 334.000 Februari 2026. Angka ini menurun dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 338.000.
Sementara itu, total angkatan kerja Februari 2026 di Jakarta sebanyak 5,53 juta orang. Data ini meningkat 57.000 dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu.
Setelah JFF Lalu?
Sementara itu, gelaran Jakarta Future Festival (JFF) 2026 mendapat sambutan luar biasa warga. Ini ajang untuk menerima masukan warga Jakarta kepada Pemprov Jakarta untuk pembangunan ke depan.
Tak kurang dari sekitar 80.000 pengunjung memadati JFF di Taman Ismail Marzuki (TIM). Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno menuturkan, sangat gembira melihat kesuksesan ini. Festival yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ruang pertemuan berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan Jakarta menuju usia lima abad pada tahun 2027.
Rano menyatakan, JFF bukan sekadar forum pertemuan biasa, melainkan wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan gagasan dan masukan yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembangunan Jakarta ke depan. âJFF ini bukan pertemuan biasa tapi menjadi wadah memberikan gagasan. Kita banyak mendengar masukan-masukan dan nanti akan kita kolaborasikan untuk dalam pembangunan selanjutnya,â ujarnya.
Ia menyambut baik bahwa penyelenggaraan JFF 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat, jumlah pengunjung yang hadir melampaui 80 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan. Festival ini menghadirkan 52 sesi diskusi yang melibatkan 250 pembicara, termasuk 10 pembicara internasional.
âAcara ini juga dimeriahkan oleh 27 performers ada musik, ada seni budaya lainnya. Ada pun UMKM yang terlibat mencapai 72 wirausahawan,â katanya. Rano menjelaskan, tema âNavigating Resilienceâ atau Menavigasi Resiliensi dipilih untuk menegaskan pentingnya ketangguhan sebagai karakter utama Jakarta dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Rano menyampaikan, Pemprov Jakarta juga mempertemukan akademisi dan pakar perkotaan dari berbagai negara untuk membahas masa depan kota global pada hari terakhir penyelenggaraan JFF 2026. Sebanyak 19 profesor dari sejumlah universitas internasional hadir untuk bertukar gagasan mengenai pembangunan kota dan desain perkotaan.
âPemprov Jakarta melahirkan gagasan inovasi dan kolaborasi konkret untuk mempercepat transformasi Jakarta,â katanya. Rano menjelaskan, salah satu agenda penting dalam JFF tahun ini adalah Jakartaâs Forecast: Jakarta 500 - Memory, Character and the Future as Global City. Agenda tersebut menjadi ruang refleksi mengenai identitas, karakter, serta posisi strategis Jakarta menjelang peringatan 500 tahun kota 2027.Â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.