Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk Cegah Demam Berdarah

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diminta Gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk Cegah Demam Berdarah Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Petugas Dinkes Kota Madiun melaksanakan fogging di lingkungan Jalan Tumapel, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun untuk cegah penularan demam berdarah, Rabu (17/4/2024).

Madiun - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kota Madiun, Jawa Timur mengingatkan warga agar kembali gencar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mencegah penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani mengatakan saat ini kasus DBD di Kota Madiun masih ada, bahkan cukup banyak seiring masih tingginya curah hujan.

"Dari bulan Januari sampai April kasus DBD masih ada di Kota Madiun. Karenanya warga diminta kembali gencar PSN untuk mencegah dan memutus penyebaran jentik menjadi nyamuk pembawa virus dengue," ujar Denik di Madiun, Rabu.

Berdasarkan data dari Dinkes PPKB, selama Januari-April 2024 terdapat puluhan kasus DBD. Selain itu, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Sementara selama tahun 2023 tercatat ada 132 pasien terjangkit DBD dengan kasus kematian satu orang.

Menurut dia, penanganan DBD tidak cukup dari pemerintah. Peran masyarakat sangat dibutuhkan sebagai upaya pencegahan. Salah satunya dalam hal menjaga kebersihan lingkungan.

"Kepedulian masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah dengan rajin PSN," kata dia.

Denik mengimbau jangan sampai ada tempat perindukan nyamuk di dalam maupun DI luar rumah. Adapun, PSN dapat dilakukan melalui 3M plus.

"Paling tidak seminggu dua kali menguras bak mandi, lebih sering lebih baik. Selain itu, harus menutup ataupun mengganti tempat dan wadah-wadah penampung air yang bisa menjadi sarang perindukan nyamuk DBD," katanya.

Selain mengingatkan pentingnya PSN, pihaknya juga gencar melakukan pengasapan atau "fogging" di berbagai lokasi yang terdapat kasus DBD, salah satunya yang dilakukan di Jalan Tumapel, Kelurahan Winongo.

Dinkes juga memaksimalkan peran tim juru pemantau jentik atau "jumantik" yang disiagakan di tiap RT dan kelurahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.